Harga Minyak AS Jatuh karena Sentimen Jepang

Rabu, 11 November 2015 - 09:45 WIB
Harga Minyak AS Jatuh...
Harga Minyak AS Jatuh karena Sentimen Jepang
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) jatuh pada awal perdagangan Asia hari ini setelah data industri menunjukkan stok minyak AS meningkat, ditambah kekhawatiran ekonomi Jepang mungkin telah jatuh ke dalam resesi.

Patokan minyak mentah berjangka AS merosot ke level terendah dalam dua pekan pada USD43,55/barel dan diperdagangkan turun lebih dari USD0,5 dari penutupan terakhir mereka di USD43,68. Penurunan harga, di tengah meningkatnya bursa saham di Amerika Utara dan melambatnya ekonomi di Asia.

Data American Petroleum Institute menunjukkan, stok minyak mentah AS melonjak 6,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 6 November menjadi 486,1 juta, dibanding dengan ekspektasi analis dengan kenaikan 1 juta barel.

Di sisi permintaan, survei Reuters menunjukkan bahwa kepercayaan di antara produsen Jepang jatuh pada November untuk bulan ketiga berturut-turut dalam lebih dari dua tahun. Ini mencerminkan kekhawatiran bahwa perlambatan China yang dipimpin permintaan luar negeri mungkin telah mendorong negara ekonomi kedua terbesar di Asia ke dalam resesi.

"Melemahnya aktivitas manufaktur global menekan permintaan energi," kata JBC Energy, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (11/11/2015).

JBC Energy menambahkan bahwa pihaknya memperkirakan penurunan yang signifikan dalam pertumbuhan permintaan minyak pada tahun depan.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
7 jam yang lalu
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
7 jam yang lalu
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
7 jam yang lalu
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
8 jam yang lalu
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
8 jam yang lalu
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved