KKP Bidik 15 Daerah Jadi Basis Perikanan Budidaya

Rabu, 11 November 2015 - 10:14 WIB
KKP Bidik 15 Daerah...
KKP Bidik 15 Daerah Jadi Basis Perikanan Budidaya
A A A
MAKASSAR - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membidik 15 daerah untuk dijadikan kawasan ekonomi berbasis perikanan budidaya terintegrasi, yang dijaring lewat program minapolitan.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto mengatakan, 15 daerah tersebut bagian dari 104 kawasan minapolitan yang mendapat grade A atau amat baik.

Pihaknya ingin mendorong kawasan minapolitan tersebut menjadi kawasan perekonomian daerah. Pasalnya, program tersebut jika serius dijalankan akan memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

"Kita punya program, kalau ini memang sudah terintegrasi dengan baik kita ingin dorong jadi kelas A semua. Tapi sekarang ada 15 yang grade-nya sudah A. Ini yang akan kita jadikan dari 104 kawasan minapolitan, ini 15 yang sementara ini bisa kita dorong daerah yang mandiri. Kalau kita dorong dan tiap provinsi ada insya Allah negara ini akan makmur,"‎ katanya di Makassar, Selasa (10/11/2015) malam.

‎Dia menjelaskan, program minapolitan merupakan program pengembangan kawasan mandiri berbasis perikanan budidaya, dan mencakup sektor hulu dan hilir dari perikanan budidaya tersebut.

"‎Kita sediakan bahan baku tapi enggak ada yang mengolahnya kan enggak bisa begitu. Makanya ini dari hulu ke hilir. Jadi secara komprehensif, sarana, pengolahan, pemasaran, perbankan yang mendukung usaha semua sektor itu ada," imbuhnya.

Atas dasar itu, akan tumbuh produksi perikanan budidaya yang tinggi, meningkatkan pendapatan daerah tersebut, dan pada akhirnya memajukan perekonomian‎ nasional.

"Karena, kalau perikanan budidaya tumbuh, industri pengolahan tumbuh, pasti akan tumbuh sarana produksi yang menjual, termasuk perbankan dan infrastruktur. Jadi usaha-usaha yang lain akan tumbuh," terang dia.

Menurutnya, kawasan minapolitan dengan kategori A berarti telah mampu memenuhi tiga kriteria utama yaitu persyaratan administrasi, terjalinnya koordinasi di daerah dan usaha budidaya perikanan budidaya berkembang di kawasan tersebut.

Adapun 15 kabupaten/kota yang masuk pada kategori A yaitu Serdang Bedagai, Pasaman, Bogor, Subang, Banjarnegara, Sleman, Tulung Agung, Lamongan, Probolinggo, Tabanan, Hulu Sungai Utara, Kapuas, Minahasa Tenggara, Pinrang dan Muna.

"Masing-masing daerah tersebut dengan komoditas unggulannya telah berhasil berkembang secara administratif, ekonomis, dan produksi serta mampu menjalankan koordinasi dan sinergi dengan semua sektor untuk mengembangkan kawasan minapolitan," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
17 menit yang lalu
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
22 menit yang lalu
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
35 menit yang lalu
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
3 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Merayap Naik ke 5.936, Transaksi Awal Cetak Rp629 M
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved