Sudirman dan Rini Akan Konsultasi dengan KPK Soal Petral
Jum'at, 13 November 2015 - 22:26 WIB
Sudirman dan Rini Akan Konsultasi dengan KPK Soal Petral
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno akan berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait hasil audit forensik terhadap Pertamina Energy Trading Limited (Petral).
Sudirman mengaku telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal hasil audit forensik Petral. Sejak awal Jokowi menegaskan memang harus ada improvement dalam manajemen Pertamina. (Baca: KPK Panggil Menteri Sudirman Said).
"Sejak awal Presiden mengatakan harus ada improvement ke dalam manajemen Pertamina dan sekarang sudah dilakukan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/11/2015).
Jokowi juga telah memintanya untuk menyerahkan kepada penegak hukum jika memang ditemukan indikasi pelanggaran hukum di Petral. Sebab itu, dalam waktu dekat Sudirman dan Rini akan berkonsultasi dengan KPK terkait hal tersebut.
"Saya dalam waktu dekat bersama Bu Rini akan berkonsultasi ke KPK, menyampaikan secara umum," imbuh dia. (Baca: Sudirman Diminta Buka Hasil Audit Petral).
Mantan Bos Pindad ini hanya akan menyampaikan informasi terkait hasil audit Petral secara umum kepada KPK. Mengenai langkah selanjutnya, Sudirman akan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada KPK.
"Itu yurisdiksi mereka, kita sampaikan informasinya dan biarkan mereka melakukan analisis dan kajian. Kalau memang dianggap memenuhi syarat untuk dilakukan tindakan penegakan hukum, mereka pasti akan lakukan penindakan‎," tandasnya.
Baca Juga:
Menteri ESDM Diminta Gandeng KPK dan BPK
JK Akan Laporkan Petral ke KPK
Hasil Audit Petral Dinilai Tidak Jelas
Sudirman mengaku telah melaporkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal hasil audit forensik Petral. Sejak awal Jokowi menegaskan memang harus ada improvement dalam manajemen Pertamina. (Baca: KPK Panggil Menteri Sudirman Said).
"Sejak awal Presiden mengatakan harus ada improvement ke dalam manajemen Pertamina dan sekarang sudah dilakukan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/11/2015).
Jokowi juga telah memintanya untuk menyerahkan kepada penegak hukum jika memang ditemukan indikasi pelanggaran hukum di Petral. Sebab itu, dalam waktu dekat Sudirman dan Rini akan berkonsultasi dengan KPK terkait hal tersebut.
"Saya dalam waktu dekat bersama Bu Rini akan berkonsultasi ke KPK, menyampaikan secara umum," imbuh dia. (Baca: Sudirman Diminta Buka Hasil Audit Petral).
Mantan Bos Pindad ini hanya akan menyampaikan informasi terkait hasil audit Petral secara umum kepada KPK. Mengenai langkah selanjutnya, Sudirman akan menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada KPK.
"Itu yurisdiksi mereka, kita sampaikan informasinya dan biarkan mereka melakukan analisis dan kajian. Kalau memang dianggap memenuhi syarat untuk dilakukan tindakan penegakan hukum, mereka pasti akan lakukan penindakan‎," tandasnya.
Baca Juga:
Menteri ESDM Diminta Gandeng KPK dan BPK
JK Akan Laporkan Petral ke KPK
Hasil Audit Petral Dinilai Tidak Jelas
(izz)
Lihat Juga :