Harga Minyak AS Naik Tipis Pascaserangan Paris

Selasa, 17 November 2015 - 09:44 WIB
Harga Minyak AS Naik...
Harga Minyak AS Naik Tipis Pascaserangan Paris
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik tipis pada awal perdagangan di Asia hari ini, menjauh dari level terendah lebih dari dua bulan pada pekan lalu pascaserangan Paris dan serangan udara Prancis ke Suriah.

Meskipun naik, analis mengatakan bahwa harga minyak kemungkinan akan tetap pada tingkat rendah karena pasar minyak masih kelebihan pasokan.

Diperkirakan produksi minyak tahun ini melampaui permintaan, dengan produksi 700.000-2,5 juta barel per hari (bph), dan banyak spekulan telah memposisikan diri pada koreksi harga lebih lanjut.

Minyak mentah berjangka AS bulan depan diperdagangkan pada USD41,87/barel, naik 14 sen dari penutupan terakhir dan USD1,13 per barel di atas pekan lalu.

"Harga minyak akan tetap stabil di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik pascaserangan Paris. Kenaikan harga terbatas karena produksi minyak Suriah kurang dari 25.000 bph dan pasar telah kelebihan pasokan," kata ANZ Bank, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (17/11/2015).

Commodity Futures Trading Commission (CFTC) AS menyebut, manajer keuangan memangkas kontrak minyak mentah berjanga AS berjangka dan opsi posisi mereka ke level terendah dalam tiga bulan selama sepekan yang berakhir pada 10 November lalu.

Sementara kalangan spekulan memangkas minyak berjangka dan opsi gabungan posisi di New York dan London sebanyak 27.456 kontrak menjadi 127.351 selama periode tersebut. Pemangkasan kontrak secara paralel meningkat untuk kontrak aktif karena spekulasi menurunnya harga minyak lebih lanjut.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
22 menit yang lalu
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
33 menit yang lalu
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
45 menit yang lalu
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
1 jam yang lalu
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
1 jam yang lalu
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved