Hasil KTT G20, Data Perbankan Terbuka Mulai 2017

Selasa, 17 November 2015 - 18:17 WIB
Hasil KTT G20, Data...
Hasil KTT G20, Data Perbankan Terbuka Mulai 2017
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, dalam KTT G20 yang diadakan di Antalya, Turki, para pemimpin negara G20 sepakat membuka informasi dan data perbankan termasuk pajak dan transaksi keuangan kepada negara-negara G20.

Kesepakatan tersebut akan direalisasikan melalui program Automatic Exchange of Information (AEoI) yang akan dilakukan mulai 2017.

Dia menuturkan, hal ini dilakukan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi global dan melanjutkan reformasi keuangan global, terutama menghadapi praktik ilegal dalam perpajakan internasional.

"Hal ini dilakukan melalui implementasi based eriotion profit shifting, dan pertukaran data secara otomatis mulai 2017 dikenal dengan AEoI," katanya dalam teleconference di Antalya, Turki kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/11/2015).

Selain itu, KTT G20 juga menyepakati implementasi rencana aksi anti korupsi sesuai prinsip integritas dan transparansi. Serta mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan (sustainable development) pada 2030 guna mendukung pertumbuhan ekonomi global jangka panjang.

"‎Salah satunya dengan mengadopsi instrumen perubahan iklim dalam CORPS 21 akhir bulan ini di Paris. Ini aksi untuk memperkuat pemulihan pertumbuhan ekonomi global dan meraih pertumbuhan ekonomi yang kuat berkesinambungan dan seimbang," imbuh Menkeu.

Menurutnya, rencana aksi tersebut akan dilakukan termasuk dengan reformasi struktural melalui paket kebijakan ekonomi, peningkatan investasi untuk pertumbuhan ekonomi jangka menengah, mendorong pertumbuhan ekonomi lebih inklusif melalui budget dan penguatan jaring keuangan global.

Untuk mendukung hasil KTT G20, sambung Bambang, Indonesia sudah menyatakan keseriusan melalui peluncuran paket kebijakan ekonomi, konsolidasi fiskal, kebijakan dana langsung ke dana desa untuk pertumbuhan ekonomi inklusif dan national single window.

"Selain itu percepat proses izin usaha, perluasan KUR dan peningkatan PTKP. Itu kesimpulan umum dari dokumen G20 yang dihasilkan dalam KTT kemarin‎," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pastikan Pengamanan...
Pastikan Pengamanan KTT G-20, Kapolri Tinjau Command Center
Menuju KTT Presidensi...
Menuju KTT Presidensi G-20 Taruna Merah Putih Gelar Webinar
Songsong KTT G-20, Permasalahan...
Songsong KTT G-20, Permasalahan Sampah Sarbagita Perlu Terobosan Nyata
Pengamanan Menuju Denpasar...
Pengamanan Menuju Denpasar Diperketat Sehari Jelang KTT G-20
PM Australia Serukan...
PM Australia Serukan Boikot KTT G-20 di Indonesia Jika Putin Hadir
Sambut KTT G-20, Gubernur...
Sambut KTT G-20, Gubernur Khofifah Siap Percantik Anjungan Jatim di TMII
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved