Jonan Tunggu Keputusan Resmi Harga BBM
Rabu, 23 Desember 2015 - 14:54 WIB
Jonan Tunggu Keputusan Resmi Harga BBM
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengaku belum ada rencana apapun atas tarif angkutan umum terkait akan diumumkannya harga bahan bakar minyak (BBM). (Baca: Siap-siap! Penurunan Harga BBM Diumumkan Sore Ini).
"Belum tahu turunnya berapa, saya belum tahu. Kalau nanti saya tahu berapa besar, nanti kita lihat apakah tarifnya perlu disesuaikan atau tidak," kata Jonan di Bank Indonesia (BI), Jakarta, Rabu (23/12/2015).
Dia mengatakan, jika turunnya signifikan, maka tarif angkutan umum kemungkinan turun. Pasalnya hingga saat ini, angka pasti untuk penurunan premium masih belum jelas. "Enggak tahu, kalau signifikan bisa turun," katanya.
Jonan menjelaskan, yang dimaksud signifikan jika harga BBM turun Rp1.000 sampai Rp2.000 per liter, maka tarif transportasi pun dirasa perlu menyesuaikan. (Baca: Diumumkan Hari Ini, Harga Baru BBM Berlaku 5 Januari 2016).
"Kalau turunnya Rp1.000 atau Rp2.000 ya mungkin harus disesuaikan transportasinya. Kan ada dua, disamping harga BBM, dan kurs mata uang. Kalau rupiah menguat, tarif transportasinya otomatis turun, kan spare part-nya banyak yang impor atau paling tidak kurang impor bahan bakunya," pungkas dia.
Baca Juga:
Soal Harga BBM, Istana Tunggu Laporan Sudirman Said
Pertamina: Premium Turun Rp200/Liter Pekan Pertama 2016
Harga BBM Akan Turun Sebelum Tahun Baru
"Belum tahu turunnya berapa, saya belum tahu. Kalau nanti saya tahu berapa besar, nanti kita lihat apakah tarifnya perlu disesuaikan atau tidak," kata Jonan di Bank Indonesia (BI), Jakarta, Rabu (23/12/2015).
Dia mengatakan, jika turunnya signifikan, maka tarif angkutan umum kemungkinan turun. Pasalnya hingga saat ini, angka pasti untuk penurunan premium masih belum jelas. "Enggak tahu, kalau signifikan bisa turun," katanya.
Jonan menjelaskan, yang dimaksud signifikan jika harga BBM turun Rp1.000 sampai Rp2.000 per liter, maka tarif transportasi pun dirasa perlu menyesuaikan. (Baca: Diumumkan Hari Ini, Harga Baru BBM Berlaku 5 Januari 2016).
"Kalau turunnya Rp1.000 atau Rp2.000 ya mungkin harus disesuaikan transportasinya. Kan ada dua, disamping harga BBM, dan kurs mata uang. Kalau rupiah menguat, tarif transportasinya otomatis turun, kan spare part-nya banyak yang impor atau paling tidak kurang impor bahan bakunya," pungkas dia.
Baca Juga:
Soal Harga BBM, Istana Tunggu Laporan Sudirman Said
Pertamina: Premium Turun Rp200/Liter Pekan Pertama 2016
Harga BBM Akan Turun Sebelum Tahun Baru
(izz)
Lihat Juga :