Menkeu Klaim Penerimaan Pajak Sudah Capai Rp1.000 Triliun
Senin, 28 Desember 2015 - 14:38 WIB
Menkeu Klaim Penerimaan Pajak Sudah Capai Rp1.000 Triliun
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengklaim, penerimaan pajak sampai saat ini telah mencapai Rp1.000 triliun hingga 25 Desember 2015.
Pencapaian ini pertama kalinya dalam sejarah Indonesia atau di atas realisasi penerimaan pajak 2014 selama satu tahun penuh.Angka tersebut tidak termasuk dari cukai.
"Ya benar, Rp1.000 triliun jumlah penerimaan, masa bohong sih. Itu rekor kita, melampui tahun lalu," kata Bambang saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (28/12/2015).
Menkeu mengatakan, sumber dari penerimaan tersebut bermacam-macam, yakni gabungan dari Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). "Semua (sumbernya) gabungan, PPh dan PPN. PPh paling banyak pokoknya," ucap dia.
Dengan pencapaian tersebut, hingga akhir tahun, Bambang optimistis penerimaan pajak bisa mencapai Rp1.100 triliun atau 85%. "Target kita Rp1.100 triliun atau 85%. Nanti tahun depan kita lihat dari target tahun ini, dan kapan UU Pengampunan Pajaknya bisa diselesaikan," pungkas Bambang.
Pencapaian ini pertama kalinya dalam sejarah Indonesia atau di atas realisasi penerimaan pajak 2014 selama satu tahun penuh.Angka tersebut tidak termasuk dari cukai.
"Ya benar, Rp1.000 triliun jumlah penerimaan, masa bohong sih. Itu rekor kita, melampui tahun lalu," kata Bambang saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (28/12/2015).
Menkeu mengatakan, sumber dari penerimaan tersebut bermacam-macam, yakni gabungan dari Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN). "Semua (sumbernya) gabungan, PPh dan PPN. PPh paling banyak pokoknya," ucap dia.
Dengan pencapaian tersebut, hingga akhir tahun, Bambang optimistis penerimaan pajak bisa mencapai Rp1.100 triliun atau 85%. "Target kita Rp1.100 triliun atau 85%. Nanti tahun depan kita lihat dari target tahun ini, dan kapan UU Pengampunan Pajaknya bisa diselesaikan," pungkas Bambang.
(izz)
Lihat Juga :