BPS Ramal Inflasi Desember di Bawah 1%
Senin, 28 Desember 2015 - 21:31 WIB
BPS Ramal Inflasi Desember di Bawah 1%
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suryamin meramal inflasi Desember 2015 tidak akan mencapai 1%, meski secara keseluruhan saat ini masih dihitung.
Dia juga tak membantah akan berada di 0,5%, seperti yang pernah dilontarkan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo yang menyatakan bahwa inflasi Desember kemungkinan di bawah 1% dan berada di kisaran 0,5%.
"Belum, masih dihitung. Tapi bisa saja (0,5%). Tahun kalender kita kan 2,73% inflasinya. Kalau Desember ya ada perkiraan segitu lah. Itu masih rendah juga," kata Suryamin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (28/12/2015).
Suryamin mengatakan, jika inflasi Desember rendah, maka target pemerintah 4 plus minus 1% akan tercapai. Selain itu, lonjakan transportasi natal juga tidak langsung berimbas, karena ada beberapa komoditas yang mengalami deflasi.
"Enggak langsung menaikkan inflasi. Ada beberapa komoditas yang mengalami deflasi dan itu akan membawa dampak ke sektor transportasi," kata dia.
Penurunan harga BBM juga diperkirakan menyumbang inflasi bulan ini, namun tidak terlalu signifikan lantaran kenaikannya sudah di akhir tahun. "Itu diujung tanggalnya pas naik, jadi enggak berdampak sekali," pungkasnya.
Dia juga tak membantah akan berada di 0,5%, seperti yang pernah dilontarkan Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo yang menyatakan bahwa inflasi Desember kemungkinan di bawah 1% dan berada di kisaran 0,5%.
"Belum, masih dihitung. Tapi bisa saja (0,5%). Tahun kalender kita kan 2,73% inflasinya. Kalau Desember ya ada perkiraan segitu lah. Itu masih rendah juga," kata Suryamin di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (28/12/2015).
Suryamin mengatakan, jika inflasi Desember rendah, maka target pemerintah 4 plus minus 1% akan tercapai. Selain itu, lonjakan transportasi natal juga tidak langsung berimbas, karena ada beberapa komoditas yang mengalami deflasi.
"Enggak langsung menaikkan inflasi. Ada beberapa komoditas yang mengalami deflasi dan itu akan membawa dampak ke sektor transportasi," kata dia.
Penurunan harga BBM juga diperkirakan menyumbang inflasi bulan ini, namun tidak terlalu signifikan lantaran kenaikannya sudah di akhir tahun. "Itu diujung tanggalnya pas naik, jadi enggak berdampak sekali," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :