BI Rate Berpeluang Kembali Turun

Kamis, 14 Januari 2016 - 22:38 WIB
BI Rate Berpeluang Kembali...
BI Rate Berpeluang Kembali Turun
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia (BI) Juda Agung mengatakan, suku bunga acuan (BI rate) berpeluang kembali turun setelah hari ini turun 25 basis point menjadi 7,25%

Menurutnya, BI akan melakukan evaluasi setiap bulan. "Hal ini bisa saja, melihat kondisinya masih memungkinkan, kita evaluasi tiap bulan. Kalau memungkinkan kita turunkan lagi," katanya di Gedung BI, Jakarta, Kamis (14/1/2016).

Juda mengatakan, BI akan melakukan asesmen terhadap kondisi ekonomi global dan domestik. BI juga akan mempertimbangkan beberapa aspek seperti inflasi serta outflow di pasar keuangan.

Lebih lanjut, kata dia, BI akan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam pengambilan kebijakan. Selain itu, setiap kebijakan yang diambil BI akan tetap dilakukan secara terukur.

"Kebijakan ini selalu terukur dari bulan ke bulan maupun outlook kita. Kondisi ekonomi global dan harga komoditas global, baik ekspor, pasar keuangan, akan kita evaluasi. Jadi tentu saja kita kebijakannya selalu terukur," pungkasnya.

Baca: BI Akhirnya Turunkan Suku Bunga ke 7,25%
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
5 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
6 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
6 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
7 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
7 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
8 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved