Pemerintah Keluhkan Banyak Restoran Pakai Elpiji 3 Kg

Jum'at, 29 Januari 2016 - 16:20 WIB
Pemerintah Keluhkan...
Pemerintah Keluhkan Banyak Restoran Pakai Elpiji 3 Kg
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM IGN Wiratmadja mengeluhkan rumah makan besar atau restoran yang menggunakan elpiji bersubsidi 3 kg. Pasalnya, gas melon ini tidak layak digunakan jenis usaha tersebut.

Wirat menerangkan, sasaran pengguna elpiji bersubsidi tersebut telah ditetapkan, yakni untuk kalangan rumah tangga dan usaha mikro, namun pada kenyataannya, di setiap daerah ada saja restoran yang masih menggunakan gas melon tersebut.

"Kami butuh masukan bagaimana subsidi tepat sasaran. Subsidi ini untuk rumah tangga dan usaha kecil. Kenyataannya, banyak restoran gunakan elpiji 3 kg. Di Batam misalnya, ada restoran satu hari ngabisin 30 tabung. Sedangkan keluarga atau rumah tangga tiga tabung per bulan. Itu tidak layak lagi menggunakan elpiji 3 kg. Mereka harus gunakan yang 12 kg," katanya di Jakarta, Jumat (29/1/2016).

Bahkan di beberapa hotel juga banyak menggunakan elpiji 3 kg. Di sini butuh penanganan subsidi yang tepat sasaran. Berbagai hal bakal dilakukan demi subsidi yang tepat sasaran.

"Kita minta bantuan TNP2K untuk membantu kita, karena kita butuh data yang akurat. Bagaimana kita butuh implementasi yang akurat," ujarnya.

Saat ini Kementerian ESDM sedang membuat pilot project untuk subsidi elpiji yang tepat sasaran menggunakan komunikasi dengan masyarakat di Batam.

"Kita buat pilot projeck subsidi tepat sasaran untuk elpiji ini, kita akan sosialisasikan ke ibu-ibu di sana dengan bantuan TNP2K," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Kecanduan LPG, Impor...
Kecanduan LPG, Impor 2021 Naik Jadi 7,2 Juta Ton
Harga Elpiji Non-Subsidi...
Harga Elpiji Non-Subsidi 2 Kali Naik, Siap-siap Gas Melon Jadi Langka
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Berita Terkini
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
10 menit yang lalu
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
35 menit yang lalu
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
41 menit yang lalu
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
51 menit yang lalu
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
54 menit yang lalu
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
1 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved