Wall Street Jatuh Tertekan Harga Minyak

Rabu, 03 Februari 2016 - 07:50 WIB
Wall Street Jatuh Tertekan...
Wall Street Jatuh Tertekan Harga Minyak
A A A
NEW YORK - Kembali jatuhnya harga minyak dunia dan perkiraan belanja yang cukup mengecewakan dari Exxon Mobil membuat Indeks Wall Street kemarin ditutup turun.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (3/2/2016), Indeks Dow Jones industrial average ditutup turun 295,64 poin, atau 1,8% ke level 16.153,54, Indeks S&P 500 kehilangan 36,35 poin atau 1,87% ke level 1.903,03 dan Nasdaq Composite turun 103,42 poin atau 2,24% ke 4.516,95 .

Saham Exxon (XOM.N) turun 2,2% menjadi USD74,59 setelah perusahaan minyak besar ini melaporkan laba kuartalan terkecil dalam lebih dari satu dekade, dan memperkirakan penurunan 25% dalam memangkas modal dari 2015.

"Dengan Exxon, tidak hanya pendapatannya yang mengecewakan, tapi fakta bahwa mereka juga memangkas belanja modal begitu banyak dan mereka (ditangguhkan) dalam pembelian kembali saham mereka. Ini adalah indikasi yang baik bahwa satu perusahaan minyak besar tidak melihat perbaikan di lingkungan," kata Michael O'Rourke, kepala strategi pasar di JonesTrading di Greenwich, Connecticut.

Sebelumnya, BP Plc (BP.N) juga melaporkan kerugian tahunan sebesar USD6,5 miliar atau terbesar yang pernah dialami perusahaan.

Sektor energi di Indeks S&P turun 3,3%, di mana harga minyak menjadi hambatan terbesar S&P 500 yang meluncur tajam karena harapan memudar atas kesepakatan antara OPEC dan Rusia untuk memangkas produksi.

Sementara, Dow Jones transportasi berakhir 2,9% lebih rendah menyusul berita dari transmisi AS pertama dari virus Zika.

Atas penurunan terasebut, Indeks S&P 500 turun 6,9% sejak awal tahun ini. Investor telah khawatir tentang perlambatan ekonomi global yang dipimpin China, data ekonomi AS hangat, laju kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan pendapatan lemah.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
6 menit yang lalu
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
2 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
3 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved