Harga Emas Antam Merosot Terseret Penurunan Emas Global

Rabu, 02 Maret 2016 - 09:56 WIB
Harga Emas Antam Merosot...
Harga Emas Antam Merosot Terseret Penurunan Emas Global
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Rabu (2/3/2016) tercatat merosot terseret penurunan emas global. Membaiknya ekonomi Amerika Serikat dilihat dari data manufaktur yang stabil dengan produksi baru dan percepatan pesanan mempengaruhi harga logam mulia.

Dilansir dari situs Logammulia.com hari ini, harga jual emas Antam merosot Rp5.000 menjadi Rp568.000/gram dari sebelumnya Rp573.000/gram dan harga buyback emas Antam juga melemah Rp2.000 menjadi Rp520.000/gram dari sebelumnya Rp522.000/gram.

Emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.096.000, dengan harga per gram Rp548.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.626.000 dengan harga Rp542.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.156.000 dengan harga per gram Rp539.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.695.000 dengan harga per gram Rp539.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.340.000, dengan harga per gram Rp534.000.

Harga emas 25 gram Rp13.275.000 dengan harga per gram Rp531.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.500.000, dengan harga per gram Rp530.000. Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp52.950.000, dengan harga per gram Rp529.500.

Harga emas 250 gram mencapai Rp132.250.000, dengan harga per gram Rp529.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp264.300.000 dengan harga per gram Rp528.600.

Dilansir Reuters, Harga emas di pasar spot tercatat terpeleset sebesar 0,2% ke posisi USD1.230 per ons pada pukul 00.53 GMT setelah pada sesi sebelumnya menurun 0,5%. Optimisme data manufaktur AS dan mulai membaiknya harga minyak mentah dunia menjadi pengaruh besar untuk mendorong harga-harga saham unggulan.

Sementara dolar Amerika Serikat (USD) berangsur menguat terhadap yen, ketika euro masih terus tertekan dan menjadi yang tertinggi dalam satu bulan terakhir. Emas sendiri telah mengalami kenaikan 16% sepanjang tahun 2016, terimbas kekacauan di pasar ekuitas dan kekhawatiran atas perekonomian global yang dipicu spekulasi bahwa Fed (Bank Sentral AS) tidak akan mengambil kebijakan lanjutan untuk menaikkan suku bunga AS (Fed rate).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
2 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
12 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
13 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
13 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
14 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved