Pajak Ketinggian, SBY Sebut Jokowi Peras Pengusaha Secara Sadis

Kamis, 03 Maret 2016 - 21:24 WIB
Pajak Ketinggian, SBY...
Pajak Ketinggian, SBY Sebut Jokowi Peras Pengusaha Secara Sadis
A A A
JAKARTA - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menggunakan cara sadis untuk menggenjot penerimaan negara dari pajak. Di saat perekonomian Indonesia tengah lesu, pemerintah dalam APBN 2016 justru menargetkan penerimaan pajak yang fantastis, ‎yakni sekitar Rp1.546,7 triliun.

Menurutnya, untuk mencegah terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran seharusnya pemerintah tidak memberatkan pengusaha dengan target pajak yang terlampau tinggi.

"Mungkin saya berbeda dengan banyak ekonom dan pejabat negara sekarang. Untuk mencegah terjadinya lay off di perusahaan, tolong pajak justru tidak diperberat," ujarnya di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (3/3/2016).

Kendati setiap pemimpin negara memiliki cara masing-masing untuk menggenjot penerimaan negara, namun cara yang diambil Presiden Jokowi‎ terbilang sadis. Politisi Partai Demokrat ini menilai, pemerintah telah berlebihan menggenjot penerimaan pajak.

"Saya tidak setuju dengan cara sadis seperti itu. Walaupun memang setiap pemimpin punya strategi masing-masing.‎ Jangan pajaknya digenjot dan diperas secara berlebihan. Kalau sudah normal, back to business as usual. Banyak cara, tapi yang jelas government itu tripartied, pekerja, pengusaha, dan pemerintah‎," tandasnya.

Sekadar informasi, dalam APBN 2016 pemerintah menargetkan penerimaan negara dari pajak sebesar Rp1.546,7 triliun. Sementara pada tahun lalu, target penerimaan pajak sekitar Rp1.294 triliun dengan realisasi hanya sekitar Rp1.055 triliun atau 81,5% dari target.

Baca juga:

SBY Minta Jokowi Kembalikan Pertumbuhan Ekonomi ke Angka 5%

SBY Pamer Aksinya Selamatkan Indonesia dari Krisis 2008

SBY Minta Pengusaha Tiru Lagu Aku Bukan Bang Toyib

Blok Masela Ricuh, SBY Minta Pemerintah Tak Pecah Kongsi
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditanya Lebih Enak Jadi...
Ditanya Lebih Enak Jadi Wapres Zaman SBY atau Jokowi, JK Bilang Begini
Isu Jaket Biru Dalang...
Isu Jaket Biru Dalang Tudingan Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Tidak Pernah Berbicara Warna
Deretan Nama Purnawirawan...
Deretan Nama Purnawirawan yang Kritis di Pemerintahan SBY dan Jokowi
Prabowo akan Halalbihalal...
Prabowo akan Halalbihalal dengan SBY dan Jokowi di Istana Sore Ini
Susilo Bambang Yudhoyono...
Susilo Bambang Yudhoyono Bakal Tampil di Pestapora 2024
Tegaskan SBY dan Jokowi...
Tegaskan SBY dan Jokowi Tak Pernah Cawe-cawe, Prabowo: Saya Minta Dicawe-cawe
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
22 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
1 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
1 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved