BI Rate Masih Berpotensi Turun Lagi

Minggu, 20 Maret 2016 - 13:33 WIB
BI Rate Masih Berpotensi...
BI Rate Masih Berpotensi Turun Lagi
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) diyakini masih punya ruang kembali melakukan pelonggaran kebijakan moneter. Namun menurut Ekonom Bank Permata Joshua Pardede, hal tersebut akan sangat dipengaruhi oleh keputusan pemerintah untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada April 2016, mendatang.

‎"Saya pikir, ruang itu memang ada, tapi subjeknya seperti ini. Apakah nanti pemerintah jadi menurunkan harga BBM lagi atau tidak. Rencananya kan efektif per 1 April. Kalau itu turun, bisa jadi BI rate akan turun lagi," jelasnya kepada Sindonews, Jakarta, Minggu (20/3/2016).

(Baca Juga: BI Kembali Pangkas Suku Bunga Acuan Jadi 6,75%)

Meski demikian, lanjut dia BI akan lebih berhati-hati pastinya dalam mengambil keputusan tersebut meskipun masih ada ruang pelonggaran. BI akan melakukan assesment dahulu atas dampak dari penurunan BI rate yang kini menjadi 6,75% atau turun 25 basis poin (bps) dari sebelumnya 7%.

"Kita lihat dari press rilisnya BI sendiri memang mereka akan lebih berhati-hati lagi kedepanya. Karena penurunannya juga sudah 3 bulan berturut-turut ya. Dan saya pikir BI akan melakukan assesment dulu, atas dampak dari penurunan BI rate ini," kata dia.

Selain adanya ruang pelonggaran yang masih memungkinkan, menurutnya ekspektasi dari The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) sendiri yang memang sudah diturunkan, menjadi faktor pendorong untuk BI malakukan penurunan rate. "Mereka, menurunkan ekspektasi kenaikan fed rate (suku bunga acuan AS), dari 4 kali menjadi 2 kali saja," kata dia.

Dia menambahkan, dari sisi inflasi dan neraca perdagangan juga menjadi faktor domestik lain yang menjadi penentu naik turunnya BI rate. Seperti inflasi yang nantinya dipastikan akan meningkat ketika ramadhan dan neraca perdagangan yang memang surplus, tapi cenderung menurun.

"Jadi itu semua faktor yang harus diantisipsi oleh BI dan itu menjadi indikasi buat rupiah sendiri apakah nanti akan lebih stabil lagi kedepannya atau tidak. Dan seperti yang saya bilang tadi, kalau ada ruang pelonggaran, itu akan dilakukan BI setelah ada keputusan pemerintah untuk menurunkan harga BBM," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
22 menit yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
43 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
1 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
1 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
2 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
3 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved