Penurunan BI Rate Diharapkan Dongkrak Daya Beli Masyarakat

Minggu, 20 Maret 2016 - 15:37 WIB
Penurunan BI Rate Diharapkan...
Penurunan BI Rate Diharapkan Dongkrak Daya Beli Masyarakat
A A A
JAKARTA - Penurunan BI rate diharapkan mampu mendongkrak daya beli masyarakat agar kembali meningkat yang didukung dengan adanya penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Meski demikian Ekonom Bank Permata, Joshua Pardede menjelaskan peningkatakan ini tidak akan langsung terjadi melainkan perlahan dipengaruhi faktor lain seperti inflasi yang cukup terkendali.

"Saya melihat dari BI, dengan penurunn ini diharapkan daya beli masyarakat bisa meningkat. Karena seperti yang kita lihat, ketika harga BBM diturunkan, BI rate juga turun, Saya melihat konsumsi masyarakat akan tumbuh lagi meski masih perlahan. Dan paling cepat itu akhir semester kedua ini baru bisa dilihat," jelasnya kepada Sindonews di Jakarta, Minggu (20/3/2016).

(Baca Juga: BI Rate Masih Berpotensi Turun Lagi)

Dia menambahkan jika melihat dari tren saat ini, penjualan otomotif pada awal tahun 2016 dibandingkan 2 bulan terakhir di tahun lalu tercatat masih turun, namun tidak banyak. Karena itu dengan penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI) menjadi 6,75% dari sebelumnya 7,00% akan mendukung konsumsi masyarakat.

"Ini mudah-mudahan menjadi tendensi membaik. Apalagi indeks kepercayaan masyarakat dari survey BI sudah mulai membaik juga. Jadi kita harapkan semoga di tahun ini, daya beli masyarakat yang meningkat serta bisa ‎mendongkrak konsumsi rumah tangga," sambungnya.

Namun demikian, lanjut dia jangan kemudian diasumsikan dengan penurunan BI rate ini, pertumbuhan ekonomi bisa langsung tinggi. Paling penting, kata Joshua, terjaga dulu momentumnya. "Jadi motivasinya bukan dengan penurunan BI rate ini langsung PE bisa tinggi, tapi yang penting membaik dulu dan terjaga momentumnya. Kalau semua baik, pasti yang lainnya akan ikut tumbuh," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Berita Terkini
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
41 menit yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
12 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
12 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved