Kesenjangan Ekonomi Hambat Kemajuan Indonesia

Selasa, 22 Maret 2016 - 22:29 WIB
Kesenjangan Ekonomi...
Kesenjangan Ekonomi Hambat Kemajuan Indonesia
A A A
MAKASSAR - Ketua Umum DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo (HT) mengemukakan, kesenjangan sosial dan ekonomi merupakan salah satu penghambat kemajuan Indonesia. Di usianya yang sudah memasuki 70 tahun, Indonesia belum bisa menjadi negara makmur.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini didominasi kalangan menengah ke atas yang jumlahnya hanya 30% dari total jumlah penduduk.

Dia memaparkan ada tiga kategori negara di dunia, yakni maju, berkembang, dan tertinggal. Salah satu syarat untuk masuk dalam kategori negara maju adalah pendapatan per kapita penduduknya di atas Rp12 juta per bulan. Saat ini, pendapatan per kapita masyarakat Indonesia masih di bawah 30% dari batas minimum negara maju.

"Salah satu masalah mendasar adalah kesenjangan sosial, perekonomian tumbuh tidak merata. Secara ekonomi pertumbuhan lebih pada masyarakat yang 30%," ujarnya, dalam rapat koordinasi dapil, verifikasi internal dan pelantikan DPC Dapil 2 Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (22/3/2016).

Menurut HT, selama ini Indonesia salah konsep. Sebab itu, pertumbuhan ekonomi lebih pada kalangan menengah ke atas, dan selama masyarakat kalangan menengah ke atas tumbuhnya lebih cepat dari bawah, mustahil akan maju.

Perekonomian ditopang oleh minoritas. Padahal, jika ekonomi menengah ke bawah tumbuh lebih cepat mereka akan menjadi lebih mapan, dan Indonesia akan semakin maju. "Kalau yang menengah ke bawah makin mapan maka perekonomian Indonesia akan ditopang oleh lebih banyak orang," jelasnya.

Dia menerangkan, dalam UUD 1945 dinyatakan tujuan negara adalah mencapai bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Tetapi kedaulatan tidak hanya dalam hal fisik, tetapi juga dalam hal strategis yang menyangkut masyarakat, contohnya pangan. Saat ini, Indonesia adalah negara pengimpor pangan.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HT Tegaskan Sulsel dan...
HT Tegaskan Sulsel dan Sumut Harus Jadi Lumbung Suara Partai Perindo
Visi Misi Perindo Jelas,...
Visi Misi Perindo Jelas, Membangun Indonesia Sejahtera
HT: Partai Perindo Berjuang...
HT: Partai Perindo Berjuang untuk Indonesia Sejahtera
HT Tegaskan Komitmen...
HT Tegaskan Komitmen Partai Perindo
HT Ingatkan Pengurus...
HT Ingatkan Pengurus Partai Perindo Siapkan Verifikasi Secara Maksimal
HT: Jangan Pernah Menyerah...
HT: Jangan Pernah Menyerah dalam Berjuang
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
44 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
1 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved