Emas Dunia Turun, Harga Emas Antam Malah Naik

Senin, 04 April 2016 - 08:56 WIB
Emas Dunia Turun, Harga...
Emas Dunia Turun, Harga Emas Antam Malah Naik
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini balik naik, ketika akhir pekan kemarin sempat melemah. Kenaikan harga emas Antam ini di tengah naiknya emas dunia setelah adanya laporan data tenaga kerja AS yang cukup kuat.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Senin (4/4/2016), harga jual emas Antam naik sebesar Rp2.000 menjadi Rp562.000/gram dari sebelumnya Rp560.000/gram. Sementara harga buyback emas Antam juga naik Rp1.000 menjadi Rp513.000/gram dari sebelumnya Rp512.000/gram.

Harga emas ukuran 2 gram dibanderol Rp1.084.000, dengan harga per gram Rp542.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.608.000 dengan harga Rp536.000/gram. Harga emas 4 gram senilai Rp2.132.000 dengan harga per gram Rp533.000.

Selain itu, harga jual emas 5 gram ditetapkan Rp2.665.000 dengan harga per gram Rp533.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.280.000, dengan harga per gram Rp528.000. Harga emas 25 gram Rp13.125.000 dengan harga per gram Rp525.000. Harga emas 50 gram sebesar Rp26.200.000, dengan harga per gram Rp524.000.

Kemudian, harga emas 100 gram sebesar Rp52.350.000, dengan harga per gram Rp523.500. Harga emas 250 gram mencapai Rp130.750.000, dengan harga per gram Rp523.000, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp261.300.000 dengan harga per gram Rp522.600.

Dilansir Reuters, emas global tercatat mengalami penurunan setelah laporan pekerjaan AS yang kuat memicu spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) bisa menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diharapkan.

Harga emas dunia di pasar spot turun 0,1% menjadi USD1.220,60 per ons pada pukul 00.38 GMT, setelah turun 0,8% pada Jumat kemarin. Nonfarm payroll naik 215.000 bulan lalu, lebih tinggi dari ekspektasi sebesar 205.000, menandakan sebagai kekuatan ekonomi AS.

Harga emas mencatat kenaikan terbesar kuartalan dalam hampir 30 tahun, pada kuartal pertama tahun ini, dan menimbulkan harapan bahwa The Fed akan bergerakn untuk menormalkan suku bunga karena kekhawatiran atas perekonomian global.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
33 menit yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
2 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
3 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
3 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
4 jam yang lalu
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
4 jam yang lalu
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved