Presdir Ditahan KPK, Analis Sarankan Hindari Saham Agung Podomoro

Senin, 04 April 2016 - 15:12 WIB
Presdir Ditahan KPK,...
Presdir Ditahan KPK, Analis Sarankan Hindari Saham Agung Podomoro
A A A
JAKARTA - Saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) disarankan untuk dihindari oleh Analis First Asia Capital, David Sutyanto saat perusahaan properti tersebut terhantam sentimen dugaan kasus suap proyek reklamasi yang dilakukan oleh Presiden Direktur (Presdir) Ariesman Widjaja yang kini resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia menerangkan karena kasusnya masih terus bergulir sehingga belum akan berpengaruh ke kondisi perusahaan, namun hanya menjadi sentimen terutama di pasar modal. "Tapi saya tetap sarankan hindari dulu untuk sementara waktu. Kita lihat lagi kasusnya seperti apa karena masih bergulir. Sejauh ini sih belum akan berpengaruh ke fundamental tapi masih sentimen aja, masih terlalu dini," jelasnya lewat pesan singkat kepada Sindonews di Jakarta, Senen (4/4/2016).

Sebagai informasi saham APLN dibuka merosot pada perdagangan hari ini Senin (4/4) hingga pukul 15.02 WIB turun Rp30 atau 10% ke level Rp270 per lembar. Menurutnya belum dipastikan akan ada efek buruk ke kinerja perusahaan meski presiden direktur perusahaan properti itu ditahan oleh KPK dan proyek reklamasi pun masih dalam jangka panjang.

"Tapi ada efek enggak ke perusahaan? Itu loh, tidak masalah kalau direktur doang yang masuk penjara. Fundamentalnya sampai saat ini belum terkena efek apapun, itu kan proyek masa depan mereka," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja resmi menjadi tahanan KPK dan akan tetap ditahan hingga 20 hari ke depan. Penahanan ini dilakukan setelah menjalani pemeriksaan selama 16 jam secara maraton. Pemeriksaan langsung dilakukan KPK setelah Ariesman Widjaja menyerahkan diri.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Manfaatkan Subsidi PPN...
Manfaatkan Subsidi PPN DTP 50%, Podomoro City Deli Medan Tawarkan Kondominium dan Apartemen Premium
Kolaborasi dengan Famika,...
Kolaborasi dengan Famika, Bukit Podomoro Jakarta Jamin Kemudahan Akses Internet
Stimulus Daya Beli Masyarakat,...
Stimulus Daya Beli Masyarakat, Bukit Podomoro Jakarta Inisiasi Semarak Pesta KPR 2022
Hadirkan Apartemen Premium...
Hadirkan Apartemen Premium Terintegrasi, Podomoro City Deli Medan Tingkatkan Produktivitas Penghuni
Bukit Podomoro Jakarta...
Bukit Podomoro Jakarta Resmikan Show Unit Berspesifikasi Tinggi dan Berkualitas
Sektor Properti Mulai...
Sektor Properti Mulai Siuman, Saham APLN Jadi Incaran
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved