Jokowi Gelar Sidang Kabinet Paripurna Bahas APBNP 2016

Kamis, 07 April 2016 - 10:44 WIB
Jokowi Gelar Sidang...
Jokowi Gelar Sidang Kabinet Paripurna Bahas APBNP 2016
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menggelar sidang kabinet paripurna guna membahas mengenai rencana pengajuan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2016. Rencananya, pemerintah akan mengajukan draf APBNP 2016 kepada DPR pada Mei 2016.

Selain mengenai APBNP 2016, sidang kabinet paripurna ini juga ‎membahas mengenai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), kebijakan satu peta (one map policy), dana desa, hingga indeks kemudahan berbisnis (ease of doing business) di Tanah Air.

"‎Pada sidang paripurna kabinet kali ini, saya ingin menekankan beberapa hal yang berkaitan dengan APBNP, RPJMN, one map policy, dana desa, ease of doing business. Tapi seblumnya saya ingin sampaikan, dan sudah berulang kali disampaikan mengenai hal yang ingin kita fokus kerjakan," katanya di Gedung Utama Kementerian Sekretaris Negara, Jakarta, Kamis (7/4/2016).

Dalam sidang kabinet tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga kembali menyinggung soal berbagai peraturan yang menjerat pemerintah. Karena itu, program deregulasi yang belakangan ini selalu dilakukan pemerintah harus terus dilakukan. "Aturan dan regulasi kita yang terl‎alu banyak harus kita simpelkan. Semua kementerian dan lembaga harus bergerak di sini," imbuh dia.

Mantan Wali Kota Solo ini juga berulangkali menegaskan agar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memangkas 3.000 peraturan daerah (Perda)‎ yang menghambat kecepatan pemerintah dalam bertindak. Khususnya, peraturan yang menyangkut izin usaha.

"Pangkas‎ regulasi yang menghambat kita memutuskan, menghambat kecepatan dalam bertindak. Ini yang akan berikan dorongan kita dalam kompetisi dengan negara lain," tandasnya.

Sekadar diketahui, hadir dalam rapat tersebut Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) serta seluruh menteri Kabinet Kerja dan pimpinan lembaga tinggi di Indonesia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
APBN per November 2024...
APBN per November 2024 Tekor Rp401,8 triliun
APBN Februari 2025 Defisit...
APBN Februari 2025 Defisit 0,13 Persen atau Rp31,2 Triliun
APBN Defisit Rp104,2...
APBN Defisit Rp104,2 Triliun per Maret 2025
APBN Kuartal I 2025...
APBN Kuartal I 2025 Tetap Terjaga
Simak! Kinerja APBN...
Simak! Kinerja APBN Mei 2022
Kinerja APBN 2021 Dinilai...
Kinerja APBN 2021 Dinilai Cukup Positif, Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
12 menit yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
11 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
11 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
12 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
12 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
13 jam yang lalu
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved