Cadangan Devisa Akhir Maret Naik Tembus USD107,5 M
Jum'at, 08 April 2016 - 09:31 WIB
Cadangan Devisa Akhir Maret Naik Tembus USD107,5 M
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) merilis cadangan devisa (cadev) Indonesia akhir Maret 2016 tercatat sebesar USD107,5 miliar. Posisi ini lebih tinggi dibanding posisi akhir Februari 2016 sebesar USD104,5 miliar.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara menyebutkan, peningkatan tersebut dipengaruhi penerimaan cadangan devisa, terutama berasal dari hasil penerbitan sukuk global pemerintah dan lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas.
"Jauh melampaui kebutuhan devisa antara lain untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah," kata dia seperti dikutip dalam laman BI di Jakarta, Jumat (8/4/2016).
Menurutnya, posisi cadangan devisa per akhir Maret 2016 tersebut cukup untuk membiayai 8,0 bulan impor atau 7,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," pungkasnya.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara menyebutkan, peningkatan tersebut dipengaruhi penerimaan cadangan devisa, terutama berasal dari hasil penerbitan sukuk global pemerintah dan lelang Surat Berharga Bank Indonesia (SBBI) valas.
"Jauh melampaui kebutuhan devisa antara lain untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah," kata dia seperti dikutip dalam laman BI di Jakarta, Jumat (8/4/2016).
Menurutnya, posisi cadangan devisa per akhir Maret 2016 tersebut cukup untuk membiayai 8,0 bulan impor atau 7,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal dan menjaga kesinambungan pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :