Pemerintah Diminta Klarifikasi Nama Pengusaha di Panama Papers

Minggu, 10 April 2016 - 09:11 WIB
Pemerintah Diminta Klarifikasi...
Pemerintah Diminta Klarifikasi Nama Pengusaha di Panama Papers
A A A
JAKARTA - Pengamat pajak meminta pemerintah mengklarifikasi daftar nama para pengusaha Indonesia yang masuk dalam skandal Panama Papers. Di mana Panama Papers merupakan dokumen rahasia yang memuat daftar klien besar di dunia, yang diduga menginginkan uang mereka tersembunyi dari endusan pajak negaranya.

Seperti diketahui, dalam dokumen yang mencapai 11 juta halaman lebih tersebut, terdapat sejumlah nama politisi, bintang olahraga, politisiā€Ž, dan selebriti yang menyimpan uang mereka di perusahaan-perusahaan luar negeri untuk menghindari pajak.

Bahkan, skandal besar tersebut juga menyeret beberapa nama pesohor dan pengusaha Indonesia. "Pemerintah seharusnya meminta klarifikasi atas nama-nama yang tercantum dalam list Panama Papers," ujar Darussalam, pengamat pajak dari Danny Darussalam Tax Center, saat dihubungi Sindonews di Jakarta, belum lama ini.

Dia mengatakan, pemerintah harus meminta klarifikasi kepada pesohor yang namanya terseret tersebut terkait alasan mereka melakukan transaksi di negara yang menjadi surga bagi para pengemplang pajak (tax haven) tersebut. Sehingga, pemerintah baru dapat menyimpulkan apakah mereka yang terlibat tersebut termasuk melanggar hukum dan peraturan perpajakan di Tanah Air, atau justru perbuatan mereka legal.

"Dinilai apakah memang ada tujuan bisnisnya atau semata untuk menghindari pajak. Dari permintaan klarifikasi tersebut baru ketahuan apakah memang ada pelanggaran hukum atau tidak," tandasnya.

Baca juga:

Menanti Pajak Orang-orang dalam Panama Papers

Pemerintah Didesak Usut Perusahaan dalam Daftar Panama Papers

Respons Jokowi Soal Skandal Panama Papers
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Donald Trump Ancam Ambil...
Donald Trump Ancam Ambil Alih Terusan Panama, Ini Respons Presiden Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Blusukan Cari Peluang Tingkatkan Kerja Sama RI-Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Beberkan Capaian KBRI Panama
Kepala Humas Meta Mundur...
Kepala Humas Meta Mundur di Tengah Kontroversi Facebook Papers
Buntut Pandora Papers,...
Buntut Pandora Papers, Jaksa Chile Akan Selidiki Presiden Pinera
Berita Terkini
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
33 menit yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
56 menit yang lalu
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
1 jam yang lalu
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
12 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
12 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
13 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved