Istana Konfirmasi Daftar Panama Papers Sesuai Data DJP

Jum'at, 22 April 2016 - 15:25 WIB
Istana Konfirmasi Daftar...
Istana Konfirmasi Daftar Panama Papers Sesuai Data DJP
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan, sebesar 80% daftar nama perusahaan yang masuk dalam skandal Panama Papers sesuai dengan data Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Menurutnya, berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Kementerian Keuangan, Ditjen Pajak, Kementerian Luar Negeri, Kapolri, Jaksa Agung, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyikapi nama warga negara Indonesia yang terdaftar dalam Panama Papers.

"Seperti yang sudah disampaikan oleh Menteri Keuangan, daftar nama di Panama Papers itu sudah terkonfirmasi 80% dari data di kantor pajak," ujar Teten di Kantornya, Jakarta, Jumat (22/4/2016).

Menurutnya, daftar nama di Panama Papers dinilai sejalan dengan rencana pemerintah yang akan mengeluarkan kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty.

"Jadi, sebenarnya ini satu bagian dari itu, bagaimana ada capital inflow, ada aliran dana yang masuk dari dana-dana orang Indonesia yang ditaruh di luar negeri lewat pendekatan pajak," tuturnya.

Dia mengatakan, Ditjen Pajak merupakan lembaga berwenang untuk mengurusi para pihak yang namanya terdaftar dalam Panama Papers. Namun, nantinya jika ditemukan tindak pidana berupa kejahatan uang maupun tindak pencucian uang, maka pemerintah akan meminta lembaga penegak hukum untuk bertindak.

"Tapi yang utama sebenarnya bagaimana menarik uang itu ke dalam negeri, sehingga menjadi sumber dana pembangunan," tambah Teten.

Terkait hal ini, Presiden Jokowi pekan depan akan memimpin rapat untuk merumuskan kembali rencana penerapan tax amnesty. "Jadi tax amnesty akan menjadi payung hukum supaya ada aliran, kita menarik kembali dana-dana tersebut," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Indonesia Sedang Demam...
Indonesia Sedang Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Buntut Pandora Papers,...
Buntut Pandora Papers, Jaksa Chile Akan Selidiki Presiden Pinera
Penggelapan Uang Pajak...
Penggelapan Uang Pajak di Samsat, Kantor Bapenda Banten Digeledah Kejati
Kasus Dugaan Penggelapan...
Kasus Dugaan Penggelapan BPHTB dan Pajak Pembelian Tanah Berakhir Damai
Makan Uang Perusahaan...
'Makan' Uang Perusahaan Ratusan Juta, Sales Diciduk Polres Kobar
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Daftar 23 Kombes Pol...
Daftar 23 Kombes Pol Pecah Bintang pada Mutasi Polri Mei 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved