IHSG Kembali Turun Seiring Dengan Melemahnya Bursa Asia
Jum'at, 20 Mei 2016 - 09:45 WIB
IHSG Kembali Turun Seiring Dengan Melemahnya Bursa Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 0,11% atau 5,25 poin ke level 4.698,97 pada perdagangan Jumat (20/5/2016). Pelemahan ini sejalan dengan pergerakan bursa global, dimana pasar Asia goyah akibat komentar hawkish The Fed.
Sebelumnya, indeks ditutup melemah pada pada perdagangan Kamis (19/5/2016), yaitu turun 30,14 poin alias 0,64% ke level 4.704,22.
Dari 528 saham yang diperdagangkan, sebanyak 101 saham menguat, 185 saham melemah dan 242 saham stagnan.
Adapun pada pembukaan hari ini, saham-saham yang top gainers adalah PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), PT Bentoel International Investama Tbk (RMBA). Sedangkan top losers adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN).
Sementara itu, bursa Jepang jatuh. Indeks Topix terpeleset 0,4 % ke level 1.330,91 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, Jumat (20/5). Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,4 % ke level 16,574.89. Hal ini imbas dari perkasanya dolar Amerika Serikat (USD) terhadap Yen. Dimana Yen diperdagangkan di level 109,90/USD, mendekati level terendah sepanjang tiga minggu ini.
Melansir CNBC, Jumat (20/5/2016), pejabat The Fed terus mengirim sinyal yang jelas untuk pasar bahwa kenaikan suku bunga akan dilakukan dalam satu-dua pertemuan pada Juni mendatang. Presiden Fed New York, William Dudley mengatakan ekspektasi pasar cukup senang untuk kemungkinan kenaikan suku bunga bulan Juni atau Juli.
Presiden Fed Richmond Jeffrey Lacker mengatakan pada Bloomberg Radio bahwa dia nyaman dengan empat kenaikan suku bunga Fed pada tahun 2016.
"Jika salah satu anggota yang paling dovish dari bank sentral berpikir bahwa kenaikan suku bunga sudah dekat, maka mungkin investor benar-benar harus berpikir ulang dan re-harga harapan mereka untuk pengetatan tahun ini," kata Kathy Lien, managing director for foreign party strategy exchange di BK Asset Management, seperti dikutip CNBC.
Sebelumnya, indeks ditutup melemah pada pada perdagangan Kamis (19/5/2016), yaitu turun 30,14 poin alias 0,64% ke level 4.704,22.
Dari 528 saham yang diperdagangkan, sebanyak 101 saham menguat, 185 saham melemah dan 242 saham stagnan.
Adapun pada pembukaan hari ini, saham-saham yang top gainers adalah PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), PT Bentoel International Investama Tbk (RMBA). Sedangkan top losers adalah PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), dan PT Bank Danamon Tbk (BDMN).
Sementara itu, bursa Jepang jatuh. Indeks Topix terpeleset 0,4 % ke level 1.330,91 pada pukul 09:01 pagi waktu Tokyo, Jumat (20/5). Indeks acuan Nikkei 225 turun 0,4 % ke level 16,574.89. Hal ini imbas dari perkasanya dolar Amerika Serikat (USD) terhadap Yen. Dimana Yen diperdagangkan di level 109,90/USD, mendekati level terendah sepanjang tiga minggu ini.
Melansir CNBC, Jumat (20/5/2016), pejabat The Fed terus mengirim sinyal yang jelas untuk pasar bahwa kenaikan suku bunga akan dilakukan dalam satu-dua pertemuan pada Juni mendatang. Presiden Fed New York, William Dudley mengatakan ekspektasi pasar cukup senang untuk kemungkinan kenaikan suku bunga bulan Juni atau Juli.
Presiden Fed Richmond Jeffrey Lacker mengatakan pada Bloomberg Radio bahwa dia nyaman dengan empat kenaikan suku bunga Fed pada tahun 2016.
"Jika salah satu anggota yang paling dovish dari bank sentral berpikir bahwa kenaikan suku bunga sudah dekat, maka mungkin investor benar-benar harus berpikir ulang dan re-harga harapan mereka untuk pengetatan tahun ini," kata Kathy Lien, managing director for foreign party strategy exchange di BK Asset Management, seperti dikutip CNBC.
(ven)
Lihat Juga :