Rupiah Siang Makin Lesu ke Level Rp13.100/USD, IHSG Melemah
Rabu, 03 Agustus 2016 - 12:34 WIB
Rupiah Siang Makin Lesu ke Level Rp13.100/USD, IHSG Melemah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi siang ini tercatat kompak melemah. Mata uang Garuda terlihat masih lesu dan semakin terpuruk ke kisaran level Rp13.100/USD
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, siang ini berada di level Rp13.117/USD atau memburuk dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.090/USD. Rupiah berdasarkan Bloomberg berada pada kisaran Rp13.085-Rp13.136/USD.
Sementara, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.114/USD. Posisi ini tercatat tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.079/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah sesi I ada di posisi Rp13.097/USD dengan kisaran harian Rp13.075-Rp13.115/USD. Posisi ini menyusut dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.095/USD.
Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah juga terlihat tidak berdaya pada posisi Rp13.115/USD. Mata uang Garuda terlihat tertekan atau melemah 20 poin sebesar dibandingkan kemarin Rp13.095/USD.
Adapun IHSG sesi I masih berada di zona merah dengan penurunan 6,89 poin atau 0,13% ke level 5.366,43. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air kehilangan 3,21 poin atau 0,06% ke level 5.370,12 dan pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup bertambah 11,75 poin atau setara dengan 0,22% ke level 5.373,32
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,95 triliun dengan 3,72 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp49,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,72 triliun dan aksi beli asing sebesar Rp1,67 triliun. Tercatat 151 saham menguat, 155 saham melemah dan 95 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL), PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dan PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN). Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) serta PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS).
Posisi rupiah menurut data Bloomberg, siang ini berada di level Rp13.117/USD atau memburuk dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.090/USD. Rupiah berdasarkan Bloomberg berada pada kisaran Rp13.085-Rp13.136/USD.
Sementara, posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, tertahan di level Rp13.114/USD. Posisi ini tercatat tidak lebih baik dari posisi sebelumnya di level Rp13.079/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah sesi I ada di posisi Rp13.097/USD dengan kisaran harian Rp13.075-Rp13.115/USD. Posisi ini menyusut dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.095/USD.
Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah juga terlihat tidak berdaya pada posisi Rp13.115/USD. Mata uang Garuda terlihat tertekan atau melemah 20 poin sebesar dibandingkan kemarin Rp13.095/USD.
Adapun IHSG sesi I masih berada di zona merah dengan penurunan 6,89 poin atau 0,13% ke level 5.366,43. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air kehilangan 3,21 poin atau 0,06% ke level 5.370,12 dan pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup bertambah 11,75 poin atau setara dengan 0,22% ke level 5.373,32
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,95 triliun dengan 3,72 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp49,8 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,72 triliun dan aksi beli asing sebesar Rp1,67 triliun. Tercatat 151 saham menguat, 155 saham melemah dan 95 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Pool Advista Indonesia Tbk. (POOL), PT Mayora Indah Tbk (MYOR) dan PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN). Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) serta PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS).
(akr)
Lihat Juga :