Mafia Illegal Fishing Berusaha Buka Kembali Pintu Asing

Rabu, 10 Agustus 2016 - 17:56 WIB
Mafia Illegal Fishing...
Mafia Illegal Fishing Berusaha Buka Kembali Pintu Asing
A A A
JAKARTA - Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria menyatakan, ancaman mundur Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti merupakan sinyal pertanda program dan kebijakan Pemerintah di sektor perikanan tidak luput dari intaian mafia illegal fishing. Apalagi mereka berusaha membuka kembali pintu asing untuk menangkap ikan.

Sofyan menjelaskan, program dan kebijakan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertujuan membenahi sektor perikanan yang berpuluh tahun hanya menguntungkan pihak asing. Namun, ini akan kandas ketika mafia illegal fishing dengan jaringannya di dalam pemerintah berhasil merevisi Perpres 44 tahun 2016.

"Masa depan kehidupan nelayan negeri ini akan tidak punya harapan ketika Perpres 44 tahun 2016 direvisi, dengan kembali membuka pintu bagi investor asing berinvestasi di usaha penangkapan ikan. Ini poin yang sangat utama bagi mafia illegal fishing untuk bisa kembali menjarah kekayaan laut negeri ini," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Usaha penangkapan ikan, kata dia, pada dasarnya mampu dilakukan nelayan di dalam negeri. Mereka punya cukup kapal dan kemampuan tangkap ikan.

Menurut Sofyan, sektor ini tidak perlu dibuka bagi investor asing karena jadi pintu masuk untuk melakukan illegal fishing kembali dengan mendompleng izin yang diperoleh dari pemerintah. Adapun, jika investor asing diundang masuk harusnya terbatas pada sektor penunjang seperti industri pengolahan, usaha kapal tampung ikan, usaha kapal angkut ikan antar pulau, usaha ekspor hasil laut, dan cold storage.

Kendati demikian, lanjut dia, investasi asing itu juga seharusnya tidak boleh 100% dimiliki mereka. Harus disandingkan dengan pengusaha lokal.

"Laut di wilayah Indonesia bagian timur dan barat sangat luas dan sangat kaya dan hasil lautnya. Sulit mengontrol lautan seluas itu dan ini bisa jadi ladang pencurian ikan bagi investor asing ketika mereka diberi izin berinvestasi disektor penangkapan ikan," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
18 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
25 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
29 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
30 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
3 jam yang lalu
Infografis
15 PTN Masih Buka Jalur...
15 PTN Masih Buka Jalur Mandiri 2025, Kesempatan Kedua yang Gagal SNBT
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved