IHSG Siang Terkoreksi, Rupiah Menguat Terbatas
Senin, 15 Agustus 2016 - 12:25 WIB
IHSG Siang Terkoreksi, Rupiah Menguat Terbatas
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I awal pekan ini terpeleset ke zona merah, setelah sempat menghijau pada pembukaan pagi tadi. Bursa saham Tanah Air terkoreksi 63,51 poin atau 1,18%% ke level 5.313,69.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka menguat saat mayoritas bursa utama Asia membaik. IHSG tadi pagi bertambah 14,55 poin atau 0,27% ke level 5.391,75. Sedangkan kemarin pasar saham dalam negeri ditutup kehilangan 41,89 poin atau 0,77% ke level 5.377,20.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,92 triliun dengan 4,43 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp76,4 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp891,7 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai sebesar Rp968,2 triliun Tercatat 60 saham menguat, 259 saham melemah dan 68 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) serta PT Bumi Citra Permai Tbk. (BCIP). Sedangkan saham yang melemah di antaranya yakni PT Astra International Tbk. (ASII), PT Tempo Scan Pacific Tbk. (TSPC) serta PT Indospring Tbk. (INDS).
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi siang terlihat mencoba menguat, meski masih terbatas. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini berada pada posisi Rp13.116/USD atau lebih baik dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.118/USD dengan kisaran harian Rp13.103-Rp13.126/USD.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance, hingga sesi I ada di level Rp13.102/USD dengan kisaran harian Rp13.098-Rp13.120/USD. Posisi ini membaik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.120/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.121/USD. Posisi ini tercatat menyusut dari posisi sebelumnya di level Rp13.120/USD.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka menguat saat mayoritas bursa utama Asia membaik. IHSG tadi pagi bertambah 14,55 poin atau 0,27% ke level 5.391,75. Sedangkan kemarin pasar saham dalam negeri ditutup kehilangan 41,89 poin atau 0,77% ke level 5.377,20.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,92 triliun dengan 4,43 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp76,4 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp891,7 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai sebesar Rp968,2 triliun Tercatat 60 saham menguat, 259 saham melemah dan 68 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG), PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) serta PT Bumi Citra Permai Tbk. (BCIP). Sedangkan saham yang melemah di antaranya yakni PT Astra International Tbk. (ASII), PT Tempo Scan Pacific Tbk. (TSPC) serta PT Indospring Tbk. (INDS).
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga sesi siang terlihat mencoba menguat, meski masih terbatas. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini berada pada posisi Rp13.116/USD atau lebih baik dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.118/USD dengan kisaran harian Rp13.103-Rp13.126/USD.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance, hingga sesi I ada di level Rp13.102/USD dengan kisaran harian Rp13.098-Rp13.120/USD. Posisi ini membaik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.120/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.121/USD. Posisi ini tercatat menyusut dari posisi sebelumnya di level Rp13.120/USD.
(akr)
Lihat Juga :