Reklamasi Teluk Jakarta Ditunda, Pengusaha Minta Kepastian Investasi

Selasa, 16 Agustus 2016 - 09:18 WIB
Reklamasi Teluk Jakarta...
Reklamasi Teluk Jakarta Ditunda, Pengusaha Minta Kepastian Investasi
A A A
JAKARTA - Moratorium (penghentian sementara) reklamasi Pantai Utara Jakarta membuat para pengusaha yang telah memiliki izin dari pemerintah dan sudah berinvestasi terkait reklamasi tersebut resah. Kamar Dagang Industri (Kadin) meminta pemerintah untuk menjamin kepastian investasi, terkait moratorium reklamasi di Pantai Utara Jakarta.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Erwin Aksa mengatakan, moratorium itu berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengusaha, terutama perusahaan yang telah memiliki izin dari pemerintah dan sudah berinvestasi. "Kita harus memberikan kenyamanan sehingga investasi bisa menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi. Apalagi sektor properti merupakan simbol bergeraknya ekonomi suatu negara," katanya di Jakarta, Senin (15/8/2016).

Erwin mengingatkan, masalah negatif perekonomian Indonesia akan muncul jika reklamasi dibatalkan. Sebab, pemerintah bisa dianggap tidak memberikan kepastian hukum, sehingga berpotensi merusak kepercayaan investor.

Situasi akan menyulitkan pemerintah yang kini sedang berusaha untuk mendorong masuknya investasi, baik dari investor asing maupun dalam negeri. Sekalipun pembatalan sebuah proyek mutlak diputuskan pemerintah, namun kompensasi kepada pemegang izin reklamasi harus segera dikeluarkan, sehingga keungan perusahaan tetap terjaga.

Dengan demikian, kebangkrutan perusahaan bisa diminimalisir, dan tidak menyebabkan efek domino yang cukup berat. "Solusi perlu dipikirkan," tuturnya.

Saat ini lebih lanjut dia menerangkan seluruh dunia menjadikan properti sebagai urat nadi perekonomian. Oleh karena itu, Kadin meminta pemerintah untuk tetap menjaga iklim investasi dan mendorong bisnis properti nasional terus bertumbuh.

Pasalnya, jika industri properti terhenti, sektor usaha pendukung lainnya akan terkena dampak buruknya. "Industri properti itu menggerakkan semua lini bisnis. Ibarat sebuah rumah, di dalamnya berisi ratusan item, sehingga efek dominonya banyak. Semakin banyak pembangunan properti, ekonomi kita akan maju," tegasnya

Dia menerangkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal menunjukkan hingga kuartal II 2016 realisasi investasi mencapai Rp151,6 triliun. Rinciannya, Rp99,4 triliun investasi asing dan Rp52,2 triliun investasi dalam negeri. Jumlah itu naik 12,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Publik disebutnya mesti menyadari bahwa tidak semua proyek pemerintah bisa dibiayai oleh negara."Karena itu dalam persoalan reklamasi ini pemerintah harus tegas, kasihan investor yang sudah investasi di sana dan memenuhi semua syarat yang diminta Pemerintah," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Satpol PP Segel Pantai...
Satpol PP Segel Pantai Reklamasi PIK Gara-gara Kerumunan
Reklamasi Pantai Tanpa...
Reklamasi Pantai Tanpa Izin, PT PAN Didenda Miliaran Rupiah
Wisata Pasir Putih Pantai...
Wisata Pasir Putih Pantai Reklamasi
Pantai Reklamasi PIK...
Pantai Reklamasi PIK Ramai Pengunjung, Warganet: Corona, Corona, Panen Corona
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
4 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
5 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
5 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
5 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
6 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
6 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved