Rupiah Masih Betah di Zona Merah, IHSG Sesi I Makin Perkasa
Kamis, 18 Agustus 2016 - 12:30 WIB
Rupiah Masih Betah di Zona Merah, IHSG Sesi I Makin Perkasa
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini semakin menguat tajam setelah pada pembukaan tadi pagi dibuka terapresiasi. Bursa saham Tanah Air siang ini bertambah 68,98 poin atau 1,28% ke level 5.440,80.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka menguat saat bursa Jepang anjlok. IHSG tadi pagi naik 14,50 poin atau 0,27% ke level 5.386,35. Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melonjak 51,29 poin atau 0,96% ke level 5.371,85.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,38 triliun dengan 3,80 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp651,42 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,42 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai sebesar Rp3,07 triliun. Tercatat 203 saham menguat, 98 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS0. Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dan PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH).
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang ini masih anteng di zona merah, melanjutkan pembukaan tadi pagi yang terdepresiasi.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance, hingga sesi I ada di level Rp13.103/USD dengan kisaran harian Rp13.090-Rp13.118/USD. Posisi ini masih melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.095/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah siang ini berada di posisi Rp13.110/USD atau masih belum membaik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.096/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada di level Rp13.098/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.121/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini berada pada posisi Rp13.115/USD atau masih melemah posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.085/USD dengan kisaran harian Rp13.094-Rp13.122/USD.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka menguat saat bursa Jepang anjlok. IHSG tadi pagi naik 14,50 poin atau 0,27% ke level 5.386,35. Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melonjak 51,29 poin atau 0,96% ke level 5.371,85.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,38 triliun dengan 3,80 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp651,42 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,42 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai sebesar Rp3,07 triliun. Tercatat 203 saham menguat, 98 saham melemah dan 93 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS0. Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dan PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH).
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang ini masih anteng di zona merah, melanjutkan pembukaan tadi pagi yang terdepresiasi.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance, hingga sesi I ada di level Rp13.103/USD dengan kisaran harian Rp13.090-Rp13.118/USD. Posisi ini masih melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.095/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah siang ini berada di posisi Rp13.110/USD atau masih belum membaik dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.096/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada di level Rp13.098/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.121/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini berada pada posisi Rp13.115/USD atau masih melemah posisi penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.085/USD dengan kisaran harian Rp13.094-Rp13.122/USD.
(izz)
Lihat Juga :