Rupiah Siang Terpuruk, IHSG Tertahan di Zona Hijau
Senin, 22 Agustus 2016 - 12:49 WIB
Rupiah Siang Terpuruk, IHSG Tertahan di Zona Hijau
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini tertekan, meski masih bertahan di zona hijau. Bursa saham Tanah Air siang ini bertambah 2,49 poin atau 0,05% ke level 5.418,53.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka naik 10,71 poin atau 0,20% ke level 5.426,75 saat beberapa bursa utama Asia tergelincir. Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 45,42 poin atau 0,83% ke level 5.416,04.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,45 triliun dengan 5,36 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp206,9 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,56 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai sebesar Rp1,77 triliun. Tercatat 141 saham menguat, 155 saham melemah dan 87 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII), PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL). Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
(Baca Juga: Rupiah Awal Pekan Dibuka Mixed Saat USD Berjaya)
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang ini makin terpuruk ke kisaran level Rp13.200/USD. Posisi rupiah terlihat melemah menurut data Yahoo Finance, hingga sesi I ada di level Rp13.228/USD dengan kisaran harian Rp13.155-Rp13.250/USD atau lebih rendah dibanding akhir kemarin Rp13.155/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah siang ini juga tertekan ke posisi Rp13.232/USD atau melemah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.163/USD dengan kisaran harian Rp13.160-Rp13.252/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.197/USD. Posisi ini menyusut dari posisi sebelumnya di level Rp13.119/USD.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka naik 10,71 poin atau 0,20% ke level 5.426,75 saat beberapa bursa utama Asia tergelincir. Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 45,42 poin atau 0,83% ke level 5.416,04.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,45 triliun dengan 5,36 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp206,9 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,56 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai sebesar Rp1,77 triliun. Tercatat 141 saham menguat, 155 saham melemah dan 87 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk. (ASII), PT Matahari Department Store Tbk. (LPPF) dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL). Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).
(Baca Juga: Rupiah Awal Pekan Dibuka Mixed Saat USD Berjaya)
Di sisi lain nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang ini makin terpuruk ke kisaran level Rp13.200/USD. Posisi rupiah terlihat melemah menurut data Yahoo Finance, hingga sesi I ada di level Rp13.228/USD dengan kisaran harian Rp13.155-Rp13.250/USD atau lebih rendah dibanding akhir kemarin Rp13.155/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah siang ini juga tertekan ke posisi Rp13.232/USD atau melemah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.163/USD dengan kisaran harian Rp13.160-Rp13.252/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.197/USD. Posisi ini menyusut dari posisi sebelumnya di level Rp13.119/USD.
(akr)
Lihat Juga :