Bank Mandiri Optimistis Gaet Dana Amnesti Pajak 9 Triliun

Kamis, 01 September 2016 - 13:57 WIB
Bank Mandiri Optimistis...
Bank Mandiri Optimistis Gaet Dana Amnesti Pajak 9 Triliun
A A A
JAKARTA - Bank Mandiri menargetkan dapat menghimpun dana sebesar Rp9 triliun dari program pengampunan pajak atau tax amnesty. Sementara hingga 30 Agustus 2016, dana amnesti pajak yang dibukukan Bank Mandiri tercatat sebanyak Rp653 miliar.

(Baca Juga: Gencar Sosialisasi Tax Amnesty, Bank Mandiri Buka Klinik Pajak)

Senior Vice President International Banking and Financial Institutions Bank Mandiri Ferry M Robbani menjelaskan, target Rp9 triliun tersebut merupakan pipeline atau kemungkinan serapan dana repatriasi yang sudah dengan jumlah kurang dari 50 orang. Sedangkan untuk uang tebusan tidak ada targetnya dan hanya membantu target pemerintah.

“Sejak awal sosialisasi program dana yang terkumpul, terdiri atas dana tebusan sebesar Rp430,4 miliar dari 5.123 transaksi dan dana repatriasi Rp222,6 miliar dari 69 transaksi. Kami akan bekerja keras dalam mendukung ide ini dan melihat antusiasme dan perkembangan ekonomi. Kami berharap mampu menghimpun dana sekitar Rp8-9 triliun hingga akhir tahun,” tutur Ferry dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (1/9/2016).

Dia mengatakan pihaknya terus menggencarkan sosialisasi kebijakan amnesti pajak di seluruh Indonesia sebagai upaya mendukung kebijakan pemerintah untuk menarik dana-dana repatriasi yang nilainya sangat besar.

Menurutnya pelaksanaan sosialisasi dilakukan baik secara bersama-sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), maupun secara langsung kepada nasabah Bank Mandiri, terutama yang berada di Jakarta dan kota-kota besar lain di Indonesia serta di luar negeri.

“Hingga saat ini, Sosialisasi telah kami laksanakan bersama kantor wilayah Ditjen pajak di Surabaya, Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Banjarmasin, Malang, Palembang, Lampung , Denpasar, Solo, Yogyakarta, Jambi, Pangkalpinang, Dumai, Pontianak, Samarinda, Padang dan beberapa kota besar lainnya,” jelas dia.

Sedangkan sosialisasi amnesti pajak di luar negeri, dia menambahkan telah dilakukan kepada WNI yang berada di Singapura dan Hongkong. Adapun sosialisasi kepada WNI di London akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Dalam sosialisasi ini, kami menyiapkan klinik-klinik pajak yang dapat memiliki informasi yang komprehensif tentang berbagai ketentuan dan persyaratan terkait amnesti pajak kepada nasabah utama dan korporasi. Untuk itu, kami juga melakukan komunikasi intensif dengan Ditjen Pajak,” jelasnya.

Di samping ketentuan terkait amnesti pajak, ungkap Ferry, klinik-klinik tersebut juga memberikan konsultasi keuangan mengenai produk-produk investasi yang bisa dipilih wajib pajak yang ingin merepatriasi dana ke Indonesia, seperti produk treasury, asset management, pasar modal, capital/venture funds hingga produk asuransi.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mandiri Online Hadirkan...
Mandiri Online Hadirkan Auto Debit BPJS Kesehatan dan Buat Kode Biling Pajak
Pemkab Maros dan Bank...
Pemkab Maros dan Bank Mandiri Jalin MoU untuk Genjot Capaian Pajak
Bank Mandiri Dukung...
Bank Mandiri Dukung Ditjen Pajak Kembangkan NPWP 16 Digit
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Bank Mandiri dan Pemkab...
Bank Mandiri dan Pemkab Gorontalo Bangun Kerja Sama Penerimaan Pajak
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
7 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
8 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
9 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
9 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
11 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
12 jam yang lalu
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved