Sri Mulyani Bantu Menteri Susi Lindungi Laut Indonesia

Selasa, 13 September 2016 - 14:22 WIB
Sri Mulyani Bantu Menteri...
Sri Mulyani Bantu Menteri Susi Lindungi Laut Indonesia
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, dalam waktu dekat akan berbicara dengan Malaysia terkait dengan penyelundupan 166.475 kg Amonium Nitrat senilai Rp24,97 miliar yang berasal dari negara mereka dan kerap digunakan oleh para pencuri ikan sehingga merugikan perairan kelautan Indonesia.

"Memang ada baiknya kami berbicara dengan pemerintah Malaysia atas kasus penyelundupan ini. Dalam waktu dekat kami akan berbicara bahwa sumber-sumber penyelundupan yang kami temukan berasal dari sana dan merugikan Indonesia," kata Sri Mulyani di New Port Container Terminal 1, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (13/9/2016).

(Baca Juga: Kemenkeu dan KKP Cegah Kerugian Negara dari Penyelundupan)

Seperti diketahui, amonium nitrat yang berhasil digagalkan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Polri, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diselundupkan sebagai bahan untuk peledak terumbu karang dan menangkap ikan secara ilegal dengan menggunakan bom.

(Baca Juga: Sri Mulyani Gandeng Kemensos Salurkan Mackarel Selundupan)

Terkait langkah menggagalkan penyelundupan tiga barang yakni mackarel asal Jepang dalam bentuk frozen squid, dan juga amonium nitrat serta baby lobster. Sri Mulyani berterimakasih atas dukungan dari Polri dalam menindak aksi ini. Karena temuan tersebut, diyakini olehnya akan merusak ekosistem laut dan sangat merugikan Indonesia sebagai negara perairan.

"Bahan-bahan peledak yang kami temukan, itu sangat merugikan dan mengancam biota laut kita. Maka kami akan tindak dengan tegas. Jumlah terumbu karang kita sudah banyak yang rusak dan yang baik hanya 32%. Untuk negara kepualauan tentu ini sangat berat karena terumbu karang juga merupakan salah satu daya tarik kita di dunia," pungkas dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
23 menit yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
28 menit yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
39 menit yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
1 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
1 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
1 jam yang lalu
Infografis
Menteri Yandri Terbukti...
Menteri Yandri Terbukti Bantu Kemenangan Istri, Pilkada Serang Diulang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved