Pemerintah Ditawari Pengklasteran Pengelolaan Hutan Produksi

Minggu, 16 Oktober 2016 - 21:38 WIB
Pemerintah Ditawari...
Pemerintah Ditawari Pengklasteran Pengelolaan Hutan Produksi
A A A
PEKANBARU - Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) menawarkan pengklasteran yang mengintegrasikan izin usah pemanfaatan hasil hutan yang dikelola perusahaan dan izin berbasis masyarakat dengan industri. Ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi hutan produksi.

Pengklasteran diproyeksikan mampu memberikan devisa tahunan sebesar USD97,51 miliar atau Rp1,268 trilun. Selain itu pengklasteran juga bisa menyerap tenaga kerja hingga 11,5 juta orang serta dana investasi swasta sebesar USD166 miliara sampai 2045.

Demikian tertuang dalam Roadmap Pembangunan Hutan Produksi 2016-2045 yang disusun APHI berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Roadmap tersebut merupakan masukan APHI periode 2011-2016 kepada permerintah untuk mendorong optimalisasi pengelolaan hutan produksi sebagai sumber bahan baku industri kehutanan nasional," kata Ketua Umum APHI Sugiono dalam rilisnya, Minggu (16/10/2016).

Salah satu jalan untuk mengoptimalkan hutan produksi adalah dengan meningkatkan produktivitas hutan alam dan membangun hutan tanaman di mulai 2016 hingga 2045.

Dibutuhkan luas bersih 17,05 juta hektare hutan tanaman yang akan menghasilkan kayu bulat sebanyak 572 juta m3 per tahun. Untuk itu, dibutuhkan tambahan investasi hutan tanaman baru seluas 14,25 juta dengan memberikan ruang kelola secara luas kepada izin berbasis masyarakat.

Adapun untuk hutan alam akan dilakukan pengelolaan secara optimal pada areal seluas 20 juta hektar yang akan menghasilkan kayu bulat sebanyak 28 juta m3 per tahun.

"Dengan pendekatan klaster, maka pembangunan hutan tanaman didorong untuk terintegrasi dengan industri yang meliputi panel kayu, kayu gergajian, kayu serpih (chips), bubur kertas (pulp), kayu energi serta hasil hutan bukan kayu. Pola klaster ini akan mengatasi persoalan infrastruktur, yang akan sangat berat jika dibebankan kepada izin-izin berbasis masyarakat," tutur dia.

Roadmap yang disusun juga mengungkap sejumlah kebijakan yang dibutuhkan. Termasuk soal penguatan status izin, insentif untuk pengelolaan hutan lestari, dan keleluasaan untuk memasarkan hasil hutan.

Sugiono berharap, pengurus APHI periode akan datang, dapat mendorong implementasi roadmap tersebut untuk menempatkan usaha kehutanan sebagai sektor unggulan strategis dan membangkitkan kembali peran sektor kehutanan terhadap perekonomian nasional.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pendekatan Yurisdiksi...
Pendekatan Yurisdiksi Dinilai Penting untuk Dorong Perlindungan Hutan
Indonesia Dorong Kesetaraan...
Indonesia Dorong Kesetaraan dalam Sertifikasi Pengelolaan Hutan
Indonesia Pimpin Dialog...
Indonesia Pimpin Dialog FACT, 23 Negara Janji Bantu Hutan-hutan Dunia
Fakta Baru Keangkeran...
Fakta Baru Keangkeran Hutan di Indonesia Terungkap
Forum Penyelamat Hutan...
Forum Penyelamat Hutan Jawa Gugat Pemerintah Cabut SK Menteri LHK tentang KHDPK
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
6 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
7 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
7 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
7 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
8 jam yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
8 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved