Proyek Kereta Semicepat Jakarta-Surabaya Diputuskan November
Selasa, 18 Oktober 2016 - 13:08 WIB
Proyek Kereta Semicepat Jakarta-Surabaya Diputuskan November
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menyatakan bahwa proyek kereta semicepat rute Jakarta-Surabaya akan diputuskan pada November 2016. Keputusan tersebut menyangkut, apakah Jepang akan mengambil proyek tersebut atau tidak.
Dia menuturkan, pada 9 November 2016 dirinya akan kembali mengunjungi Negeri Sakura yang akan membahas penawaran proyek kereta semicepat Jakarta-Surabaya."(Keputusan akhir) kita berharap 9, 10, 11 November," ujarnya di Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (18/10/2016).
Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini memperkirakan, kecepatan kereta semicepat Jakarta-Surabaya ini sekitar 150 kilometer (km) hingga 200 km per jam. Studi kelayakan (feasibility study) untuk proyek tersebut akan dibuat oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Dia berharap, studi kelayakan dapat mulai dilakukan pada Desember 2016. "Feasibility study dibuat BPPT, akan jalan, kalau boleh Desember. Tapi mereka bilang Januari. Saya masih minta Desember," imbuhnya.
Mantan Menko bidang Politik Hukum dan Keamanan tersebut meyakini, kereta ini akan mempercepat pertumbuhuan eknomi nasional. "Karena akan membuat dampak ekonomi pada kita besar karena sudah ada double track," pungkasnya.
Dia menuturkan, pada 9 November 2016 dirinya akan kembali mengunjungi Negeri Sakura yang akan membahas penawaran proyek kereta semicepat Jakarta-Surabaya."(Keputusan akhir) kita berharap 9, 10, 11 November," ujarnya di Gedung BPPT, Jakarta, Selasa (18/10/2016).
Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini memperkirakan, kecepatan kereta semicepat Jakarta-Surabaya ini sekitar 150 kilometer (km) hingga 200 km per jam. Studi kelayakan (feasibility study) untuk proyek tersebut akan dibuat oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
Dia berharap, studi kelayakan dapat mulai dilakukan pada Desember 2016. "Feasibility study dibuat BPPT, akan jalan, kalau boleh Desember. Tapi mereka bilang Januari. Saya masih minta Desember," imbuhnya.
Mantan Menko bidang Politik Hukum dan Keamanan tersebut meyakini, kereta ini akan mempercepat pertumbuhuan eknomi nasional. "Karena akan membuat dampak ekonomi pada kita besar karena sudah ada double track," pungkasnya.
(dmd)