Susi Dorong Produk Perikanan Satu Harga di Indonesia Timur

Kamis, 03 November 2016 - 13:18 WIB
Susi Dorong Produk Perikanan...
Susi Dorong Produk Perikanan Satu Harga di Indonesia Timur
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti berencana membangun industri perikanan pada 12 pulau terluar di Indonesia. Untuk merealisasikannya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan bekerja sama dengan PT Perikanan Indonesia (Persero) dan PT Perikanan Nusantara (Persero).

(Baca Juga: Susi Sebut Illegal Fishing Bikin Anak Indonesia Kurang Gizi)

Tak hanya itu, dia juga mengaku bakal menggandeng PT Pelni (Persero) dan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk sebagai motor distribusi produk perikanan ke wilayah Timur Indonesia. "Dengan prinsip yang sekarang ini, saya yakin kita bisa membangun lebih cepat lagi," katanya di Dharmawangsa Hotel, Jakarta, Kamis (3/11/2016).

Mantan Bos Susi Air ini mengaku, pihaknya akan membuka gerbang (gateway) untuk industri perikanan dari timur Indonesia ke Republik Palau dan Darwin, Australia. Menurutnya, hal tersebut juga akan memperbaiki ongkos logistik menjadi lebih rasional.

"‎Kita ingin buka gateway timur Indonesia untuk ke Palau yang jaraknya hanya 1/5 daripada Jakarta, dan juga gateway selatan ke Darwin dan ke Kenth yang mana jaraknya juga 1/5 atau 1/7 dari Jakarta. Ini akan mengubah logistik lebih rasional. Ikan bisa langsung jual ke pasar internasional fresh," imbuh dia.

(Baca Juga: Menteri Susi Berhasil Bikin 10.000 Kapal Asing Kabur dari RI)

Nantinya, produk-produk perikanan untuk 12 pulau terluar tersebut juga akan dikirim langsung dari Darwin atau Palau. Selama ini, produk perikanan untuk wilayah di Timur Indonesia itu dikirim dari Pulau Jawa sehingga membuat ongkosnya menjadi lebih mahal.

‎"Kalau kita ambil dari Darwin, di supermarket Darwin hanya USD3-USD4. Diterbangkan dengan Garuda pakai ATR saja, hanya USD1 costnya," tuturnya.

Susi berharap, rencananya tersebut sudah bisa terealisasi pada awal 2017. "1 Januari (Garuda) harus mulai terbang Kupang-Darwin kemudian Timika-Kent, Merauke-Kent dan akan memotong 1/5 cost ekonomi, dan memberikan kesempatan Indonesia bagian timur mendapatkan harga sama," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
4 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
4 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
4 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
4 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
5 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
5 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved