Pergerakan Saham Diprediksi Turun Tipis Terimbas Aksi Demo

loading...
Pergerakan Saham Diprediksi Turun Tipis Terimbas Aksi Demo
Pergerakan Saham Diprediksi Turun Tipis Terimbas Aksi Demo
JAKARTA - Aksi demo 4 November menurut Ekonom Bank Central Asia David Sumual akan memunculkan isu keamanan yang diprediksi bakal mempengaruhi pergerakan saham untuk turun tipis pada perdagangan hari ini. Meski begitu dia menilai pengaruhnya tidak akan terlalu besar, begitupun terhadap pergerakan rupiah.

"Kalau saya lihat sih, kemungkinan perdagangannya hari ini yang akan tipis volumenya. Jadi dari sisi nilai enggak akan banyak berubah. Rupiah juga sebetulnya lebih dikarenakan sentimen global," kata dia kepada Sindonews, Jakarta, Jumat (4/11/2016).

(Baca Juga: Market Dalam Negeri Panik saat Donald Trump Unggul)

Lebih lanjut dia mengatakan, kondisi pasar saat ini lebih kuat setelah Indonesia sempat mengalami beberapa insiden seperti serangan teroris, kondisi politik dan lain sebagainya. "Jadi saya lihat, pasar akan baik-baik saja jika tidak ada kalau enggak ada isu-isu kondisi keamanan atau politik," sambungnya.



"Hanya saja untuk demo hari ini, kalau berkembang akan berpengaruh juga kepada politik dan ekonomi. Meski mungkin pengaruhnya dari di sisi volume perdagangan di bursa dan valas," kata dia.

Dia menambahkan saat ini yang lebih banyak mempengaruhi ekonomi Indonesia justru dari sentimen eksternal. Salah satunya yakni sentimen pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) kemarin yang menyatakan bahwa Donald Trump unggul sementara dalam polling.

"Tadi sempat menggoyang pasar saham. Terus juga harga minyak masih sempat naik, tapi ini kembali melemah. Jadi seperti polling-polling tadi, dua calon (Pemilu AS) ini kan makin tipis ya perbedaannya. Sehingga dikhawatirkan akan timbul kejutan," tutupnya.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top