Dihadiri 37 Negara, Jokowi Buka Indonesia Infrastructure Week 2016

Rabu, 09 November 2016 - 12:25 WIB
Dihadiri 37 Negara,...
Dihadiri 37 Negara, Jokowi Buka Indonesia Infrastructure Week 2016
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini membuka pameran Indonesia Infrastructure Week 2016 bertajuk "Bringing Together Indonesia's Infrastructure Markets" dihadiri 600 peserta pameran dari 37 negara.

Pameran yang diselenggarakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Bappenas dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) ini‎ menampilkan berbagai produk dan teknologi terkini bagi industri infrastruktur, konstruksi dan telekomunikasi.

Jokowi mengatakan, salah satu program prioritas pemerintah adalah pembangunan infrastruktur. Saat ini, pemerintah terus mengejar ketertinggalan dalam hal infrastruktur guna meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia.

"Infrastruktur ini terus kita kejar. Saya sudah sampaikan Menteri PU, saya enggak mau bekerja satu shift, tapi maunya tiga shift karena sudah tertinggal jauh," kata Jokowi.

Bahkan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini memotong anggaran perjalanan dinas pemerintah dan dialihkan ke proyek infrastruktur. Meskipun, tetap dibutuhkan peran swasta untuk menggarap proyek infrastruktur.

"Tahun kemarin rapat perjalanan dinas dari separuh kita potong, nyatanya enggak ada apa-apa. Ini hanya keberanian saja. Diptong juga enggak ada apa-apa. Yang rapat masih rapat, yang pergi juga masih pergi. Inilah hal kecil yang perlu saya sampaikan bahwa ini harus dilakukan," imbuh dia

Ketua Umum Kadin Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, pembangunan infrastruktur merupakan salah satu program prioritas Presiden Joko Widodo (Jokowi). Untuk menjalankan pembangunan tersebut, paling tidak dibutuhkan pendanaan Rp5.500 triliun.

"Dalam pemerintahan Presiden Jokowi infrastruktur adalah prioritas, kebutuhan pendanaan kurang lebih Rp5.500 triliun," katanya dalam pembukaan Indonesia Infrastructure Week 2016 di JCC, Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Sayangnya, sambung Rosan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hanya mampu mendanai setidaknya 1/4 dari kebutuhan pembiayaan infrastruktur tersebut. Karena itu, dibutuhkan peran swasta untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

"Peran swasta dan asing diperlukan untuk pembangunan infrastruktur, untuk itu Kadin bersama Bappenas mengadakan acara Indonesia Infrastructure Week 2016," imbuh dia.

Menurutnya, minat investor dalam acara Indonesia Infrastructure Week 2016 cukup besar. Setidaknya, lebih dari 22 ribu orang yang mendaftar untuk mengunjungi pameran tersebut. "Lebih dari 22 ribu orang sudah mendaftar secara online untuk hari esok," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Warga Lebak Banten Protes...
Warga Lebak Banten Protes Pembangunan Jembatan Lambat
Proyek Infrastruktur...
Proyek Infrastruktur Digencarkan dengan Terobosan Pembiayaan
TelkomGroup Berhasil...
TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatra
Pembiayaan Infrastruktur...
Pembiayaan Infrastruktur Turun
Sarana Multi Infrastruktur...
Sarana Multi Infrastruktur Resmikan Fasilitas MCK Untuk Warga Desa Konga, NTT
BUMN Ini Tertarik Jajaki...
BUMN Ini Tertarik Jajaki Kerja Sama dengan Turki Bidang Infrastruktur
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
19 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
59 menit yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved