Pasar Springbed Bakal Menggeliat di Awal Tahun

Jum'at, 20 Januari 2017 - 01:23 WIB
Pasar Springbed Bakal...
Pasar Springbed Bakal Menggeliat di Awal Tahun
A A A
SEMARANG - Pasar Springbed dan Furniture pada awal 2017 diharapkan kembali menggeliat untuk membalas lesunya pasar di akhir tahun lalu. Tren penjualan di akhir 2016 mengalami penurunan hingga 50%. Owner Rumah Kita Springbed & Furniture, Jimmy Jati Utomo menilai, kondisi pasar furniture dan springbed di akhir tahun lalu agak lesu.

"Bulan Oktober-November turun rata-rata hanya mencapai target 50%, bahkan ada yang kurang. Desember lumayan naik," ujarnya di sela-sela pembukaan pameran, Kamis (19/1/2017).

Namun demikian, lanjut dia, penjualan springbed dan furniture diprediksi akan membaik. Hal tersebut terkait dengan properti di awal tahun ini yang diperkirakan membaik. "Perkembangan properti baik akan berdampak pula pada penjualan springbed dan furniture," harapnya.

Menurutnya, tren di awal tahun cenderung bagus. Tren kenaikan biasanya terjadi pada Desember hingga Maret. Namun, kurun waktu dua tahun ini tidak bisa lagi diprediksi. "Rata-rata penjualan 80 unit per bulan untuk setiap merk," katanya.

Dia melanjutkan, produk di awal tahun belum ada kenaikan harga. Melihat situasi terkini seperti kurs dolar AS dan bahan baku yang relatif stabil membuat suplier belum berani menaikkan harga. "Harga bahan baku yang naik adalah busa sekitar 15% karena impor," katanya.

Pameran ini sendiri berlangsung mulai 19-30 Januari 2017 di Mal Ciputra Semarang, Jawa Tengah. Beberapa produk yang tampil diantaranya Springbed King Koil, Serta, Simmons, Dreamland, Romance, Comporta, Airland, Lady Americana dan Elite. Selain itu, ada furniture knockdown, desain interior dan furniture anak Fun Kids. Beberapa suplier akan menghabiskan barang yang sudah tidak diproduksi lagi. Barang baru diskon bisa sampai 70-80%.

Menurutnya, segmen ritel pengguna paling besar adalah pemilik mes dan kos-kosan. "Produk yang paling diminati harga Rp2 juta hingga Rp8 juta di segmen menengah dengan persentase sampai 60%," terangnya.

Sales Promotion Lady Americana, Oktalia Zulfiani mengatakan, produk menengah ke atas masih jadi incaran konsumen. Springbed tipe Richmond merupakan salah satu produk favorit. "Dilapisi lateks dan per dibungkus satu per satu sehingga lebih kuat dan busa tidak mudah melengkung," terangnya.

Selain itu, springbed untuk terapi tulang belakang seperti tipe Renaissance. Springbed tanpa per yang berfungsi memperbaiki kesehatan tulang belakang.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Furniture Plastik...
Industri Furniture Plastik Indonesia Berkembang Pesat dengan Inovasi dan Desain Baru
Jualan Kursi hingga...
Jualan Kursi hingga Ekspor, Chitose Cetak Peningkatan Laba di Kuartal III
Usai Garap Pasar AS,...
Usai Garap Pasar AS, Sohnne Siap Pasarkan Furnitur Indonesia ke Luar Negeri
Permintaan Terus Tumbuh,...
Permintaan Terus Tumbuh, Produsen Furniture Tambah Investasi Rp255,8 Miliar
Perkuat Industri Furnitur,...
Perkuat Industri Furnitur, IFEX 2025 Menumbuhkan Optimistis
Produk Furnitur Jateng...
Produk Furnitur Jateng Terbang ke UEA, Nilai Ekspor Lampaui Rp404 Juta
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
27 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
44 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
50 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
55 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
55 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved