KSP Pandawa Diminta Kembalikan Dana Investor, 1 Februari

Selasa, 31 Januari 2017 - 19:22 WIB
KSP Pandawa Diminta...
KSP Pandawa Diminta Kembalikan Dana Investor, 1 Februari
A A A
DEPOK - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menentukan bahwa tanggal 1 Februari adalah batas pengembalian uang nasabah Koperasi Simpan Pinjam Pandawa Mandiri Grup (KSP PMG). Namun sampai saat ini pihak koperasi belum ada indikasi akan mengembalikan uang nasabah yang nilainya triliunan rupiah.

Guna mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, Polresta Depok pun sudah mempersiapkan personil untuk berjaga. Untuk hari Rabu (1/2) Polresta Depok menambah kekuatan personil. "Pengamanan tentu dilakukan. Kami perkiraan akan terjunkan 100 personil kalau nasabahnya sekitar 1.000," kata Wakil Kapolresta Depok AKBP Candra Kumara, Selasa (31/1/2017).

Sejauh ini pihaknya belum memanggil Nuryanto selaku pendiri. Pasalnya, polisi masih terus mendalami kasus ini. Surat pemanggilan juga belum dilayangkan pada Nuryanto. Namun aset KSP PMG yang berlokasi di Jalan Raya Limo sudah digaris polisi sejak pekan lalu.

Hal itu dilakukan untuk mencegah sesuatu yang tak diinginkan serta agar nasabah tidak berbuat anarkis. "Dateline yang menetapkan OJK, kalau kami dari pengamanan tentu sudah disiapkan. Kami berharap Nuryanto mengembalikan uang nasabah," katanya.

Kasus ini kata Candra sudah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Namun jika ada warga yang dirugikan bisa melapor ke Polresta Depok. "Kasusnya ditangani Polda. Pemeriksaan Nuryanto nanti akan dilakukan setelah bukti dirasa cukup, Nuryanto akan segera dipanggil," ungkapnya.

Sampai saat ini sudah ada satu orang yang melapor. Namun informasi yang diterima korban delapan orang dengan kerugian Rp 5,3 miliar. Pasal yang dikenakan masih pasal 378 dan pasal 379 tentang penipuan.

Polisi juga ikut jadi nasabah

Candra menambahkan selain masyarakat umum ada pula anggota kepolisian yang menjadi nasabah. Nilainya pun bervariasi. Informasinya ada tiga orang polisi yang menjadi nasabah, meski satu di antaranya sudah tidak aktif. "Ada yang investasi puluhan juta hingga miliaran rupiah. Kalau yang miliaran rupiah sudah nggak jadi polisi lagi," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tranformasi Koperasi...
Tranformasi Koperasi untuk Generasi Muda
Anggota KSP Sejahtera...
Anggota KSP Sejahtera Bersama Minta Kemenkop Bantu Selesaikan Masalah
HUT ke-77 Harkopnas,...
HUT ke-77 Harkopnas, Momentum Persatuan Gerakan Koperasi
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
Masihkah Koperasi Dibutuhkan?
DDI Galbar Gagas Koperasi...
DDI Galbar Gagas Koperasi Berbasis Manajemen Madrasah
Transformasi Koperasi...
Transformasi Koperasi Digital 4.0 ala MMSI Fokus Sejahterakan Anggotanya
Berita Terkini
Nasib 2.374 Pekerja...
Nasib 2.374 Pekerja Freeport Menggantung Sembilan Tahun, Said Iqbal Lapor Menaker
9 menit yang lalu
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
38 menit yang lalu
Rachmat Gobel Meninggal...
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Menaker: Figur Teladan dalam Mengelola Perusahaan
43 menit yang lalu
Jasa Marga Dukung Implementasi...
Jasa Marga Dukung Implementasi Biosolar B50 di Rest Area KM 57A
56 menit yang lalu
Mengenang Rachmat Gobel,...
Mengenang Rachmat Gobel, Zulkifli Hasan: Indonesia Kehilangan Sosok Pejuang
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Berkilau...
Harga Emas Antam Berkilau Sambut Akhir Pekan, Naik Rp17 Ribu jadi Rp2.650.000/Gram
3 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Jumat 27 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved