Pemerintah Minta PLTU Mangkrak di Maluku Diubah Jadi PLTP

Jum'at, 10 Februari 2017 - 13:38 WIB
Pemerintah Minta PLTU...
Pemerintah Minta PLTU Mangkrak di Maluku Diubah Jadi PLTP
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta PT PLN (Persero) untuk menggeser proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Waii di Maluku Tengah yang mangkrak sejak enam tahun lalu, menjadi pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).

(Baca: PLN Ambil Alih Proyek PLTU Mangkrak di Maluku )

Hal tgersebut sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar proyek mangkrak tersebut beralih ke pembangkit panas bumi.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengungkapkan, dalam Peraturan Menteri Nomor 10 tahun 2017 disebutkan bahwa proyek pembangkit listrik yang mangkrak akan diambilalih negara melalui PT PLN (Persero). Sebab, pada prinsipnya pemerintah menginginkan semua proyek bisa berjalan tepat waktu.

"Karena itu kita adakan Permen Nomor 10 2017. Kalau IPP itu COD nya mundur ya didenda saja. Kalau mundur terus ya diambil alih, karena dia sudah habis uangnya," kata dia di Gedung Ditjen Ketenagalistrikan, Jakarta, Jumat (10/2/2017).

Dia menilai, mangkraknya proyek pembangkit berkapasitas 2X15 megawatt (MW) ini diperkirakan karena kesalahan desain. Mengingat, daerah tersebut tidak dekat dengan batu bara yang menjadi sumber pembangkit tersebut.

"Bisa jadi. Karena itu kan bukan daerah yang dekat dengan sumber batu bara. Itu kan sudah lama sekali," imbuhnya.

Menurutnya, dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) disebutkan bahwa pembangunan pembangkit harus mendahulukan ketersediaan energi setempat. Karena itu, PLTU Waii harus dialihkan menjadi pembangkit panas bumi, mengingat daerahnya yang kaya akan sumber panas bumi.

"Tentu itu kan kebijakan RUEN kan jelas bahwa mendahulukan energi setempat. Kebetulan disitu kan ada panas bumi, tentu harus didahulukan. Jadi kalau disetempatnya ada air dahulukan air, panas bumi ya panas bumi. Sumber enrgi yang ada harus dimanfaatkan dulu," terang Jarman.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
4 Kategori PLTU yang...
4 Kategori PLTU yang Boleh Jualan Emisi Karbon
Co-firing Biomassa pada...
Co-firing Biomassa pada PLTU untuk Genjot Bauran Energi Baru Terbarukan
PLTU Sulsel Barru-2...
PLTU Sulsel Barru-2 Segera Beroperasi, Sistem Listrik Sulbagsel Makin Andal
PLN Lakukan Komisioning...
PLN Lakukan Komisioning Lanjutan pada PLTU Sulsel Barru-2
Kementerian ESDM: Stok...
Kementerian ESDM: Stok Cadangan Batu Bara PLN Dijamin Aman, Masih Bertahan 15 Hari
Berkomitmen pada Isu...
Berkomitmen pada Isu Lingkungan, 3 PLTU Milik PLN Raih Penghargaan Internasional
Berita Terkini
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
37 menit yang lalu
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
48 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Integrasikan Penanganan Stunting dan Pemberdayaan UMKM
1 jam yang lalu
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dukung...
Pupuk Kaltim Dukung Pengembangan SDM melalui Olahraga
1 jam yang lalu
Pimpin BGN, Sudaryono...
Pimpin BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wakil Menteri Pertanian
1 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved