Terkait Keputusan Pansel OJK, Tito Sulistio Bilang Tanya Ani
Minggu, 26 Februari 2017 - 22:48 WIB
Terkait Keputusan Pansel OJK, Tito Sulistio Bilang Tanya Ani
A
A
A
JAKARTA - Hasil Seleksi Tahap II calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) mengundang tanda tanya besar banyak pihak. Mereka mempertanyakan alasan kenapa nama-nama bagus dan kompeten tidak lolos seleksi tahap II DK OJK.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio yang juga tidak masuk dalam 35 orang yang lolos seleksi tahap II memberikan komentar. Dia mengaku tidak tahu apa yang terjadi dalam proses seleksi tersebut.
Menurutnya, hanya Menkeu Sri Mulyani yang paling mengetahui alasan memilih orang-orang tersebut. “Mana saya tahu tentang proses seleksinya. Tanya Ani (Sri Mulyani). Dia yang paling tahu soal seleksinya. Kita kan tidak tahu,” ujar Tito saat dihubungi SINDO dengan santai, Minggu (26/2/2017).
(Baca: Keputusan Pansel OJK Dinilai Berbau Politis dan Tidak Transparan )
Dia tidak terkejut dan tidak memiliki ekspektasi muluk-muluk atas keputusan tersebut. Tito akan fokus menyelesaikan tugasnya di BEI yang belum selesai. “Kalau saya akan lanjutkan tugas yang belum selesai di bursa,” tandasnya.
Sebelumnya, Pansel DK OJK yang diketuai Menkeu Sri Mulyani menerima pendaftaran 800 pelamar, termasuk para calon petahana Komisioner OJK. Panitia kemudian menggelar seleksi tahap I dan didapatkan 107 nama.
Pada seleksi tahap II, Pansel mendapatkan 35 nama. Di sini banyak orang yang dinilai berkompeten dan berpengalaman dinyatakan tidak lolos seleksi. Adapun yang masuk daftar lolos kebanyakan adalah nama-nama baru.
Selanjutnya, pansel akan mencari 14 nama yang akan disetorkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Terakhir, presiden akan menyerahkan ke DPR untuk dipilih tujuh orang yang layak memimpin OJK periode 2017-2022.
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio yang juga tidak masuk dalam 35 orang yang lolos seleksi tahap II memberikan komentar. Dia mengaku tidak tahu apa yang terjadi dalam proses seleksi tersebut.
Menurutnya, hanya Menkeu Sri Mulyani yang paling mengetahui alasan memilih orang-orang tersebut. “Mana saya tahu tentang proses seleksinya. Tanya Ani (Sri Mulyani). Dia yang paling tahu soal seleksinya. Kita kan tidak tahu,” ujar Tito saat dihubungi SINDO dengan santai, Minggu (26/2/2017).
(Baca: Keputusan Pansel OJK Dinilai Berbau Politis dan Tidak Transparan )
Dia tidak terkejut dan tidak memiliki ekspektasi muluk-muluk atas keputusan tersebut. Tito akan fokus menyelesaikan tugasnya di BEI yang belum selesai. “Kalau saya akan lanjutkan tugas yang belum selesai di bursa,” tandasnya.
Sebelumnya, Pansel DK OJK yang diketuai Menkeu Sri Mulyani menerima pendaftaran 800 pelamar, termasuk para calon petahana Komisioner OJK. Panitia kemudian menggelar seleksi tahap I dan didapatkan 107 nama.
Pada seleksi tahap II, Pansel mendapatkan 35 nama. Di sini banyak orang yang dinilai berkompeten dan berpengalaman dinyatakan tidak lolos seleksi. Adapun yang masuk daftar lolos kebanyakan adalah nama-nama baru.
Selanjutnya, pansel akan mencari 14 nama yang akan disetorkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Terakhir, presiden akan menyerahkan ke DPR untuk dipilih tujuh orang yang layak memimpin OJK periode 2017-2022.
(dmd)
Lihat Juga :