IHSG Jatuh 8,85 Poin, Bursa Asia Memerah Karena The Fed

Rabu, 08 Maret 2017 - 16:26 WIB
IHSG Jatuh 8,85 Poin,...
IHSG Jatuh 8,85 Poin, Bursa Asia Memerah Karena The Fed
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (8/3/2017) jatuh 8,85 poin atau 0,16% ke level 5.393,76.

Pagi hari, indeks dibuka naik 4,91 poin atau 0,09% ke level 5.407,53. Namun, IHSG rebound ke zona merah, dengan turun 2,38 poin atau 0,04% ke level 5.400,23 pada sesi I perdagangan. Sepanjang hari ini, indeks diperdagangkan di kisaran 5.390,01-5.415,23.

Dari 430 saham, sebanyak 174 saham tertekan, 134 naik, dan 122 stagnan. Mayoritas sektor saham berakhir negatif dengan sektor infrastruktur turun -1,12%, sedangkan perdagangan memimpin penguatan dengan naik 0,38%.

Nilai transaksi saham mencapai Rp5,49 triliun dari 10,91 miliar saham yang diperdagangkan. Transaksi bersih asing sebesar Rp258,75 miliar dengan aksi jual asing Rp1,83 triliun berbanding aksi beli asing Rp2,09 triliun.

Melemahnya indeks seiring turunnya bursa Asia, karena investor sedang menanti kebijakan pengetatan moneter oleh The Fed. Selain itu meningkatknya risiko geopolitik di Asia Pasifik.

Melansir dari CNBC, Rabu (8/3), Nikkei 225 Jepang ditutup turun 0,47% atau 90,1 poin pada 19.254. Sementara Australia ASX 200 turun 0,03% atau 1,73 poin ke 5.759,7, karena meruginya sub-indeks material yang turun 0,81%.

Pasar Cina daratan bergerak variatif, setelah defisit perdagangan yuan. Data resmi menunjukkan ekspor berdenominasi yuan meningkat 4,2% dari tahun sebelumnya, namun impor naik 44,7%. Hal tersebut membuat Shanghai ditutup hampir flat pada 3.241,18 dan Shenzhen berakhir lebih rendah 0,36% atau 7,3 poin ke level 2.024,28. Indeks Hang Seng Hong Kong ditutup naik 0,36%.

Kospi Korea Selatan naik hanya 0,06% atau 1,4 poin di 2.095,4, karena pedagang mengamati pengumuman Mahkamah Konstitusi yang akan menyampaikan hasil impeachment Presiden Park Geun-hye. Selain itu risiko gepolitik Asia Pasifik yang meningkat seiring penyebaran sistem anti-rudal oleh Korea Selatan. Dan perusahaan Korsel di China telah mendapatkan laporan tentang adanya serangan cyber.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Jelang Akhir Tahun,...
Jelang Akhir Tahun, IHSG Ditutup Menguat di Level 6.860
IHSG Anjlok 9%, Perdagangan...
IHSG Anjlok 9%, Perdagangan Saham Dihentikan
IHSG Dibuka Menghijau,...
IHSG Dibuka Menghijau, Tembus di Level 7000
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah
IHSG Ditutup di Zona...
IHSG Ditutup di Zona Merah, Anjlok 4,88 Persen
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
1 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
1 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
1 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
2 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
2 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
3 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved