IHSG Pulang Tambah 8,62 Poin Saat Bursa Asia Negatif
Kamis, 09 Maret 2017 - 16:30 WIB
IHSG Pulang Tambah 8,62 Poin Saat Bursa Asia Negatif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Kamis (9/3/2017) berhasil mendarat di zona positif. Indeks berakhir menguat 8,62 poin atau 0,16% ke level 5.402,39.
Pada sesi I perdagangan, indeks sempat terpantau turun tipis 0,38 poin atau 0,01% ke 5.393,38. Dan awal perdagangan, IHSG dibuka turun 3,16 poin atau 0,06% ke level 5.390,61. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di 5.387,00-5.405,59.
Menguatnya IHSG seiring dengan data ekonomi Indonesia yang ciamik, seperti baiknya data cadangan devisa dan consumer confidence.
Dari 440 saham yang diperdagangkan, 135 naik, 195 melemah, dan 110 stagnan. Transaksi saham mencapai Rp5,22 triliun dari 9,08 miliar saham yang diperjualbelikan. Investor asing pun melakukan aksi beli saham, dengan transaksi bersih asing sebesar Rp161,62 miliar, dimana aksi jual asing Rp1,49 triliun dan aksi beli asing Rp1,65 triliun.
Saham-saham yang menguat pada akhir perdagangan ini, antara lain: GGRM naik 1,27%, UNIC bertambah 8,76%, EXCL naik 4,59%, BBNI bertambah 1,99%, dan DNET naik 6,87%.
Saham-saham yang melemah antara lain: ASII turun -1,78%, PRDA berkurang 2,29%, NIKL turun 3,65%, ASGR tergelincir 2,63%, dan MPPA melemah 2,84%.
Sementara itu, melansir CNBC, Kamis (9/3), bursa Asia juga ditutup di wilayah negatif pada Kamis ini, setelah data defisit perdagangan China, masalah geopolitik di Asia Pasifik, dan investor yang menatap rencana kenaikan suku bunga oleh The Fed.
Data ekspor China jatuh 1,3% dibandingkan tahun lalu, sehingga membuat defisit perdagangan USD9,2 miliar secara bulanan, dan merupakan pertama kali sejak 2014.
Alhasil indeks Shanghai ditutup turun 0,74% atau 24 poin ke 3.216,58 dan Shenzhen melemah 0,73% atau 14,7 poin menjadi 2.009,55. Hong Kong Hang Seng berkurang 1,18%.
Australia ASX 200 ditutup turun 0,32% atau 18,5 poin ke 5.741,2, imbas jatuhnya saham energi. Kospi Korea Selatan ditutup berkurang 0,21% atau 4,3 poin pada 1.554,67 dan Nikkei 225 Jepang berakhir bertambah 0,34% atau 64,5 poin ke 19.318,58, karena melemahnya yen yang mendorong pembelian produk Jepang.
Pada sesi I perdagangan, indeks sempat terpantau turun tipis 0,38 poin atau 0,01% ke 5.393,38. Dan awal perdagangan, IHSG dibuka turun 3,16 poin atau 0,06% ke level 5.390,61. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak di 5.387,00-5.405,59.
Menguatnya IHSG seiring dengan data ekonomi Indonesia yang ciamik, seperti baiknya data cadangan devisa dan consumer confidence.
Dari 440 saham yang diperdagangkan, 135 naik, 195 melemah, dan 110 stagnan. Transaksi saham mencapai Rp5,22 triliun dari 9,08 miliar saham yang diperjualbelikan. Investor asing pun melakukan aksi beli saham, dengan transaksi bersih asing sebesar Rp161,62 miliar, dimana aksi jual asing Rp1,49 triliun dan aksi beli asing Rp1,65 triliun.
Saham-saham yang menguat pada akhir perdagangan ini, antara lain: GGRM naik 1,27%, UNIC bertambah 8,76%, EXCL naik 4,59%, BBNI bertambah 1,99%, dan DNET naik 6,87%.
Saham-saham yang melemah antara lain: ASII turun -1,78%, PRDA berkurang 2,29%, NIKL turun 3,65%, ASGR tergelincir 2,63%, dan MPPA melemah 2,84%.
Sementara itu, melansir CNBC, Kamis (9/3), bursa Asia juga ditutup di wilayah negatif pada Kamis ini, setelah data defisit perdagangan China, masalah geopolitik di Asia Pasifik, dan investor yang menatap rencana kenaikan suku bunga oleh The Fed.
Data ekspor China jatuh 1,3% dibandingkan tahun lalu, sehingga membuat defisit perdagangan USD9,2 miliar secara bulanan, dan merupakan pertama kali sejak 2014.
Alhasil indeks Shanghai ditutup turun 0,74% atau 24 poin ke 3.216,58 dan Shenzhen melemah 0,73% atau 14,7 poin menjadi 2.009,55. Hong Kong Hang Seng berkurang 1,18%.
Australia ASX 200 ditutup turun 0,32% atau 18,5 poin ke 5.741,2, imbas jatuhnya saham energi. Kospi Korea Selatan ditutup berkurang 0,21% atau 4,3 poin pada 1.554,67 dan Nikkei 225 Jepang berakhir bertambah 0,34% atau 64,5 poin ke 19.318,58, karena melemahnya yen yang mendorong pembelian produk Jepang.
(ven)
Lihat Juga :