Arab Saudi Pangkas Ekspor Minyak 300.000 Barel Per Hari ke AS

Jum'at, 24 Maret 2017 - 09:16 WIB
Arab Saudi Pangkas Ekspor...
Arab Saudi Pangkas Ekspor Minyak 300.000 Barel Per Hari ke AS
A A A
DUBAI - Ekspor minyak mentah Arab Saudi ke Amerika Serikat (AS) pada bulan Maret 2017 mengalami kejatuhan mencapai 300.000 barel per hari (bpd) dibandingkan bulan sebelumnya di Februari. Langkah ini menurut seorang pejabat Departemen Energi Saudi sesuai dengan perjanjian Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Dunia (OPEC) dalam upaya mengurangi pasokan global.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (24/3/2017) tercatat Amerika telah mengimpor minyak sebesar 1,3 juta bpd dari eksportir OPEC pada Februari, berdasarkan data administrasi informasi energi AS. "Ekspor dapat berfluktuasi dari pekan ke pekan, tetapi rata-rata ekspor di Maret alami penurunan," bunyi pernyataan resmi pejabat Saudi menanggapi data EIA.

Kondisi tersebut diharapkan dapat tetap terjaga tidak hanya di Maret saja, namun juga selama beberapa bulan berikutnya untuk memberikan tekanan terhadap harga minyak mentah dunia. Catatan resmi menunjukkan ekspor minyak Saudi pada bulan Januari dan Februari lebih tinggi, meski pengiriman tersebut diterangkan berasal dari kargo yang dimuat pada November dan Desember.

Arab Saudi sendiri sudah melakukan pemotongan produksi paling besar setelah dicapai kesepatan antara OPEC maupun produsen minyak non-OPEC tahun lalu untuk mengurangi pasokan mencapai 1,8 juta bpd. Harga minyak dunia cenderung mengalami penurunan selama dua pekan di tengah kekhawatiran bahwa pemotongan OPEC tidak akan berpengaruh banyak terhadap stok minyak internasional.

Harga minyak AS telah menurun hampir sebesar 10% sejak 7 Maret, setelah spekulasi meningkatkan pasokan berkurang. Pada tengah pekan kemarin, harga minyak AS tertahan pada level USD47,70 per barel. AS merupakan konsmen minyak terbesar di dunia yang menyerap 533 juta barel minggu lalu, berdasarkan data EIA. Impor AS dari Arab Saudi tiba-tiba naik lebih dari 200.000 bpd untuk bpd 1,28 juta, setelah penurunan yang tajam minggu sebelumnya.

Diterangkan melemahnya ekspor Saudi ke AS saat ini, kemungkinan dipengaruhi peningkatan stok minyak AS. "Hal ini terutama karena ada penambahan kilang di AS Pemotongan dalam ekspor akan membantu penimbunan minyak mentah di AS berkurang," terang pejabat terkait.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
4 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
4 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
5 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
5 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
6 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
6 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved