Ditanya Cantrang, Menteri Susi Bilang Harus Move On

Sabtu, 06 Mei 2017 - 21:02 WIB
Ditanya Cantrang, Menteri...
Ditanya Cantrang, Menteri Susi Bilang Harus Move On
A A A
YOGYAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mempersilahkan DPR jika ingin menggalang hak angket dalam pelarangan cantrang. Pihaknya tetap melarang penggunaan cantrang dalam menangkap ikan.

"Ya silahkan saja kalau ingin menggunakan hak angket," kata Susi di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Sabtu (6/5/2017).

Sebagai pembantu Presiden, kata Susi, hanya akan melaksanakan keputusan dari Presiden. Pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Presiden Joko Widodo terkait larangan mengunakan cantrang dalam menangkap ikan di laut.

"Presiden kan bilang kita harus move on. Harus beralih dengan alat tangkap lainnya yang ramah lingkungan," ujarnya.

Saat ini, kata dia, masih ada torelansi waktu hingga akhir tahun ini. Lalu, memasuki tahun depan sudah diimplemtasikan peraturan yang memutuskan tidak boleh menggunakan cantrang dalam menangkap ikan.

"Sampai Desember masih boleh beroperasi dan KKP hanya urusi kapal di atas 30 gross ton," ungkapnya.

Pelarangan cantrang, kata Susi, menguntungkan nelayan karena keberadaan ikan tetap terjaga. Tangkapan ikan juga bertambah banyak karena ikan yang masih kecil bisa lolos dari jaring.

"Sekarang saya tanya kalau yang menggunakan kapal 30 gross ton itu nelayan, bukan? Harganya kapal saja Rp1 miliar. Apakah nelayan mampu beli? Sudah ya, kalau masalah cantrang saya tidak mau jawab," pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi IV DPR, Daniel Johan akan menggalang hak angket terkait dengan pelarangan penggunaan alat tangkap cantrang. Larangan panangkapan dengan cantrang dinilainya akan merugikan nelayan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Berita Terkini
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
9 jam yang lalu
Bio Farma Luncurkan...
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Lewat Kolaborasi Akademisi dan Industri
9 jam yang lalu
Kucuran Investasi Rp1.010,6...
Kucuran Investasi Rp1.010,6 Triliun di Paruh Pertama 2026 Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja
10 jam yang lalu
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
10 jam yang lalu
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
10 jam yang lalu
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
10 jam yang lalu
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved