Industri Properti Jalan di Tempat, Penjualan Semen Tersendat

Selasa, 16 Mei 2017 - 05:14 WIB
Industri Properti Jalan...
Industri Properti Jalan di Tempat, Penjualan Semen Tersendat
A A A
JAKARTA - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) menyatakan, penjualan semen secara nasional tengah tersendat. Penyebabnya yakni industri properti yang sedang jalan di tempat.

Direktur Utama Semen Indonesia Rizkan Chandra mengatakan, proyek infrastruktur pemerintah menjadi penyelamat nasib para perusahaan semen di Tanah Air. Diperkirakan pertumbuhan industri ini maksimal hanya sampai 4% sampai akhir tahun.

"Ritelnya berhenti, infrastruktur naik, bangun propertinya berhenti. Bergantung ke infrastruktur, ritelnya enggak jalan, full year growth industri semen 3%-4%," ujarnya di Jakarta, Senin (15/5/2017).

Menurut Rizkan, pertumbuhan industri semen tahun ini masih sulit untuk kembali berbalik arah secara kuat. Tidak adanya insentif dan turunnya harga jadi faktor utama perlambatan.

"Rebound itu kan kepercayaan. Insentifnya apa? Tahun lalu ada insentif down payment. Sekarang (kuartal I) relatif stabil sampai 1% pertumbuhan penjualan semen dibandingkan tahun lalu tapi harga turun jauh, harga turun saya berharapnya sudah stop. Tapi masih akan turun di industri 5% sampai akhir tahun," katanya.

Anjloknya harga diakuinya menggerus laba perusahaan semen. Padahal dari sisi produksi dan penjualan relatif tidak ada masalah berarti.

"Lebih karena demand kurang, over capacity biasa, produksi naik, penjualan enggak ada masalah tapi harga turun. Laba turun? Cari mana perusahaan yang naik? Target laba perusahaan, kami usahakan enggak turun tahun ini," pungkas Rizkan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dihadiri Direksi SIG,...
Dihadiri Direksi SIG, Tudang Sipulung PT Semen Tonasa Berlangsung Semarak
Ini Inovasi Mitra Binaan...
Ini Inovasi Mitra Binaan SIG Guna Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19
Pendapatan Tergerus,...
Pendapatan Tergerus, Laba Semen Indonesia Naik Tipis jadi Rp450 M
SIG Kenalkan Metode...
SIG Kenalkan Metode Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Jatim Environment Exhibition & Forum 2022
Mampu Tumbuh saat Pandemi,...
Mampu Tumbuh saat Pandemi, Bos SIG Diganjar Penghargaan Best CEO
Januari-September 2020,...
Januari-September 2020, SIG Bukukan Laba Bersih Rp1,54 Triliun
Berita Terkini
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
32 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved