Bursa Asia Perkasa, IHSG Dibuka Turut Menguat
Selasa, 16 Mei 2017 - 09:15 WIB
Bursa Asia Perkasa, IHSG Dibuka Turut Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka menguat, meski tidak terlalu tinggi tengah menguatnya bursa utama Asia. Bursa saham Tanah Air pagi ini menguat 2,23 poin setara dengan 0,04% ke level 5.691,10, meski tidak lama langsung ke zona merah.
Sebelumnya pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir ke level 5.688,87 dengan tambahan 13,65 poin atau setara 0,24% di tengah mayoritas menguatnya bursa saham Asia.
Sektor saham dalam hampir semuanya menguat, hanya sektor keuangan yang melemah sebesar 0,35%. Sedangkan sektor lainnya menguat dengan sektor pertambangan tertinggi sebesar 0,51%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp31 miliar dengan 14 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp1,91 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp18,15 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp20,07 miliar. Tercatat 20 saham naik, 6 turun dan 19 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp200 menjadi Rp18.000, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp125 menjadi Rp11.00, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik RP100 menjadi Rp73.700.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp350 menjadi Rp17.900, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp90 menjadi Rp3.030, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun Rp50 menjadi Rp8.575.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, Selasa (16/5/2017), bursa saham Asia dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, menyusul terpentalnya harga minyak setelah menteri energi Rusia dan Arab Saudi mengumumkan pemotongan produksi harus diperluas sampai Maret 2018 dan mengabaikan berita politik AS tentang Presiden Donald Trump.
Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) melonjak lebih dari 3% selama sesi kemarin menyusul berita tersebut. Arab Saudi dan Rusia adalah produsen minyak terbesar di dunia. Harga minyak AS naik 0,37% ke level USD49,02 per barel sementara minyak mentah brent naik 0,31% pada level USD51,98 per barel.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 0,5%. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan CNBC, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kemarin mengatakan, negaranya akan terus mendorong kesepakatan perdagangan trans-Pasifik, namun dia berharap AS akan bergabung kembali dalam perjanjian tersebut.
DI Korea, Indeks Kospi melonjak 0,64% pada awal perdagangan hari ini. Sementara, di Australia, S&P/ASX 200 bertambah 0,31 persen, terutama karena kenaikan sektor bahan baku yang naik 0,86%.
Sebelumnya pada perdagangan kemarin, bursa saham Tanah Air berakhir ke level 5.688,87 dengan tambahan 13,65 poin atau setara 0,24% di tengah mayoritas menguatnya bursa saham Asia.
Sektor saham dalam hampir semuanya menguat, hanya sektor keuangan yang melemah sebesar 0,35%. Sedangkan sektor lainnya menguat dengan sektor pertambangan tertinggi sebesar 0,51%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp31 miliar dengan 14 juta saham diperdagangkan pada sesi pagi dan transaksi bersih asing Rp1,91 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp18,15 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp20,07 miliar. Tercatat 20 saham naik, 6 turun dan 19 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp200 menjadi Rp18.000, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp125 menjadi Rp11.00, dan PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik RP100 menjadi Rp73.700.
Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp350 menjadi Rp17.900, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp90 menjadi Rp3.030, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun Rp50 menjadi Rp8.575.
Di sisi lain seperti dilansir CNBC, Selasa (16/5/2017), bursa saham Asia dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, menyusul terpentalnya harga minyak setelah menteri energi Rusia dan Arab Saudi mengumumkan pemotongan produksi harus diperluas sampai Maret 2018 dan mengabaikan berita politik AS tentang Presiden Donald Trump.
Harga minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) melonjak lebih dari 3% selama sesi kemarin menyusul berita tersebut. Arab Saudi dan Rusia adalah produsen minyak terbesar di dunia. Harga minyak AS naik 0,37% ke level USD49,02 per barel sementara minyak mentah brent naik 0,31% pada level USD51,98 per barel.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 naik 0,5%. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan CNBC, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe kemarin mengatakan, negaranya akan terus mendorong kesepakatan perdagangan trans-Pasifik, namun dia berharap AS akan bergabung kembali dalam perjanjian tersebut.
DI Korea, Indeks Kospi melonjak 0,64% pada awal perdagangan hari ini. Sementara, di Australia, S&P/ASX 200 bertambah 0,31 persen, terutama karena kenaikan sektor bahan baku yang naik 0,86%.
(izz)
Lihat Juga :