IHSG Diproyeksi pada Level 5.686-5.842, Simak 11 Saham Ini
Senin, 22 Mei 2017 - 08:16 WIB
IHSG Diproyeksi pada Level 5.686-5.842, Simak 11 Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Analis PT Indosurya Mandiri Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akan bergerak pada kisaran level 5.686-5.842.
William mengatakan, rekor baru IHSG kembali akan mengarungi pekan yang pendek untuk IHSG terlihat akan berada dalam rentang konsolidasi wajar mengingat pola gerak masih terus ditopang salah satu faktor yaitu capital inflow yang masih terus berlangusng hingga pekan lalu.
"Hal ini tentunya menunjukkan tingkat kepercayaan yang cukup tinggi dalam melakukan investasi dalam pasar modal Indonesia yang tentunya ditunjang oleh kondisi fundamental perekonomian yang stabil," ujarnya di Jakarta, Senin (22/5/2017).
Dia menjelaskan, hal ini terlihat dalam data perekonomian terlansir BI rate, dan beberapa data perekonomian lainnya, serta kenaikan peringkat menjadi invesment grade yang turut menunjang pola kenaikan IHSG.
Di mana hal ini menunjukkan bahwa tata kelola dalam sisi perekonomian di negara kita tergolong bagus, sehingga peringkat kita menjadi naik. Pada masa akan datang, juga merupakan kebanggaan bagi Indonesia menjadi negara yang semakin diakui dunia.
"Hal ini juga musti menjadi motivasi agar kita dapat mempertahankan bahkan meningkatkannya, di masa yang akan datang, hari ini IHSG berpotensi menguat," ujar dia.
William merekomendasikan beberapa saham yang perlu dicermati, yaitu PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).
Selain itu perlu juga untuk memperhatikan saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
William mengatakan, rekor baru IHSG kembali akan mengarungi pekan yang pendek untuk IHSG terlihat akan berada dalam rentang konsolidasi wajar mengingat pola gerak masih terus ditopang salah satu faktor yaitu capital inflow yang masih terus berlangusng hingga pekan lalu.
"Hal ini tentunya menunjukkan tingkat kepercayaan yang cukup tinggi dalam melakukan investasi dalam pasar modal Indonesia yang tentunya ditunjang oleh kondisi fundamental perekonomian yang stabil," ujarnya di Jakarta, Senin (22/5/2017).
Dia menjelaskan, hal ini terlihat dalam data perekonomian terlansir BI rate, dan beberapa data perekonomian lainnya, serta kenaikan peringkat menjadi invesment grade yang turut menunjang pola kenaikan IHSG.
Di mana hal ini menunjukkan bahwa tata kelola dalam sisi perekonomian di negara kita tergolong bagus, sehingga peringkat kita menjadi naik. Pada masa akan datang, juga merupakan kebanggaan bagi Indonesia menjadi negara yang semakin diakui dunia.
"Hal ini juga musti menjadi motivasi agar kita dapat mempertahankan bahkan meningkatkannya, di masa yang akan datang, hari ini IHSG berpotensi menguat," ujar dia.
William merekomendasikan beberapa saham yang perlu dicermati, yaitu PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).
Selain itu perlu juga untuk memperhatikan saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Summarecon Agung Tbk (SMRA), PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA).
(izz)
Lihat Juga :