Harga Minyak Dunia Terus Bergerak Naik

Selasa, 23 Mei 2017 - 08:45 WIB
Harga Minyak Dunia Terus...
Harga Minyak Dunia Terus Bergerak Naik
A A A
SINGAPURA - Harga minyak dunia terus bergerak naik pada perdagangan hari ini karena adanya ekspektasi bahwa penurunan produksi OPEC akan berlanjut hingga Maret 2018. Namun, namun analis mengatakan bahwa perlambatan ekonomi telah mengaburkan prospek jangka menengah untuk pasar minyak mentah.

Seperti dikutip dari Reuters, Selasa (23/5/2017), harga minyak brent pada pukul 00.19 GMT naik 3 sen dari penutupan terakhir mereka di level USD53,86 per barel. Sementara, harga minya AS West Texas Intermediate (WTI) berada di level USD51,16 per barel atau naik 3 sen.

Kedua tolok ukur minyak dunia tersebut telah meningkat lebih dari 10% dari posisi terendah Mei di awal bulan ini. Harga telah dicabut oleh ekspektasi janji oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lainnya, termasuk Rusia, untuk mengurangi pasokan sebesar 1,8 juta barel per hari (bpd) yang akan diperpanjang sampai Maret 2018, bukan hanya untuk menutupi paruh pertama tahun ini.

OPEC dan produsen yang berpartisipasi lainnya dijadwalkan bertemu di Wina pada 25 Mei untuk membahas kebijakan produksi. "Harga minyak rebound dengan imbal hasil saham dan kepastian yang lebih besar pada anextension pemotongan produksi," kata Goldman Sachs dalam sebuah catatan kepada kliennya.

"Perpanjangan pemotongan produksi sembilan bulan akan menormalkan persediaan OECD pada awal 2018, menurut pandangan kami, namun kami melihat risiko untuk surplus baru di tahun depan jika produksi OPEC dan Rusia naik memperluas dan serpihannya tumbuh pada tingkat yang tidak terkendali," imbuhnya.

Pada saat yang sama, pialang komoditas Marex Spectron mengatakan bahwa permintaan spot (untuk minyak) tetap kuat. "Dan kami mengharapkannya untuk menjadi lebih kuat lagi (dalam minggu-minggu mendatang)," katanya.

"Pertumbuhan kuartalan produk domestik bruto (PDB) riil di wilayah OECD melambat tajam menjadi 0,4% pada kuartal pertama 2017, dibanding 0,7% pada kuartal sebelumnya, menurut perkiraan sementara," ujar OECD dalam sebuah pernyataan hari ini.

Anggota utamanya, OECD mengatakan pertumbuhan melambat tajam di Inggris (0,3%, turun dari 0,7% pada kuartal sebelumnya), Amerika Serikat (0,2% atau turun dari 0,5%), dan Prancis (0,3% turun dari 0,5%).

Dari ekonomi utama, hanya Jerman dan Jepang yang mengalami pertumbuhan yang cepat, masing-masing 0,6% dan 0,5% atau naik dari sebelumnya 0,4% dan 0,3%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
2 jam yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
2 jam yang lalu
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
3 jam yang lalu
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
4 jam yang lalu
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved