Harga Minyak Dunia Anjlok 3% ke Posisi Terendah Tiga Pekan

Kamis, 01 Juni 2017 - 09:14 WIB
Harga Minyak Dunia Anjlok...
Harga Minyak Dunia Anjlok 3% ke Posisi Terendah Tiga Pekan
A A A
NEW YORK - Harga minyak mentah dunia merosot cukup dalam mencapai sebesar 3% untuk berada pada posisi terendah dalam tiga pekan. Hal ini seiring peningkatan produksi Libya yang turut berimbas mendongkrak produksi minyak bulanan OPEC untuk pertama kalinya tahun ini.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (1/6/2017) Brent mengalami kemunduran selama lima bulan beruntun, meskipun OPEC melanjutkan pemangkasan produksi hingga pertengahan 2018, mendatang. Di sisi lain persediaan minyak mentah AS diperkirakan akan mengalami pelemahan sejak mencetak rekor pada akhir Maret, lalu.

Data dari American Petroleum Institute (API) menunjukkan persediaan minyak mentah jatuh 8,7 juta barel sampai dengan 26 Mei menjadi 513.2 juta. Hal ini jatuh cukup besar dibandingkan dengan prediksi analis yang meramalkan penurunan sebesar 2,5 juta barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk Juli, jatuh sebesar USD1,53 atau setara dengan 3,0% untuk bertahan pada level USD50,31 dan mendekati posisi terendah sejak 10 Mei. Sedangkan harga minyak berjangka AS yakni US West Texas Intermediate (WTI) turun USD1,34 atau 2,7% untuk berada di posisi USD48,32 per barel.

Sepanjang bulan Mei, Brent mengalami pelemahan hampir sebesar 3% dan menjadi yang kelima secara beruntun. WTI juga meneruskan tren negatif ketika bulan ini lebih rendah sekitar 2%. Stok minyak OPEC pada bulan Mei terlihat meningkat untuk pertama kalinya tahun ini, saat pasokan dari Nigeria dan Libya terus bertambah.

Produksi minyak Libya telah meningkat menjadi 827,000 bpd atau ini berarti di atas level tertinggi dalam tiga tahun yakni 800.000 bpd yang dicapai pada awal Mei, ucap perusahaan minyak nasional. Di sisi lain OPEC dan produsen utama lain seperti Rusia peken sebelumnya sepakat perpanjang masa waktu pemotongan produksi.

Kesepakatan pengurangan produksi minyak sekitar 1,8 juta barel per hari (bpd) terus berlanjut sampai akhir Maret 2018. Arab Saudi dan Rusia mengatakan OPEC dan produsen non-OPEC berkomitmen untuk membawa persediaan minyak global kembali seimbang.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
29 menit yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
48 menit yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
1 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
2 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
3 jam yang lalu
Infografis
Mampukah John Herdman...
Mampukah John Herdman Bawa Timnas Indonesia ke Panggung Dunia?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved