HT: Ekonomi Pro Rakyat Akan Naikkan Kelas Sosial Menengah

Sabtu, 03 Juni 2017 - 00:46 WIB
HT: Ekonomi Pro Rakyat...
HT: Ekonomi Pro Rakyat Akan Naikkan Kelas Sosial Menengah
A A A
BLITAR - Tumbuhnya pengusaha baru di daerah diyakini mampu menaikkan derajat ekonomi kelas sosial menengah dan bawah. Menjamurnya pengusaha baru akan meluaskan lapangan pekerjaan.

Menurut Chairman and CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) banyaknya pengusaha baru menjadi solusi kemakmuran adil dan merata. Kemakmuran yang hingga kini masih sebatas cita-cita.

"Kesejahteraan akan tercipta bila jumlah pemberi kerja lebih banyak dari pencari kerja," ujar HT di depan ratusan santriwati Pondok Pesantren Bustanul Muta'alimat Al Blitary Kota Blitar, Jawa Timur.

Panggung bertema "Silaturahmi, Berbagi Pengalaman Kewirausahaan" menyambut kehadiran rombongan HT yang tiba di ponpes pukul 19.30 WIB.

Ratusan santriwati setingkat SLTP dan SLTA telah menunggu di lokasi. Berdiri sejak tahun 1957, Ponpes Bustanul Muta'alimat khusus putri memiliki 285 santriwati mukim atau bertempat tinggal.

Jumlah santriwati non mukim mencapai ribuan. Diantara rombongan Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) itu tampak Sekjen Perindo Ahmad Rofik.

Terlihat juga Ketua Perindo Jawa Timur Moh Mirdasy, Ketua DPP Perindo Bidang Pemilih Pemula, Pemuda dan Olahraga Anna Luthfie serta Ketua Perindo Kota dan Kabupaten Blitar.

Usai berjabat tangan, bertukar kabar sembari melempar senyuman, HT duduk bersebelahan dengan KH Ahfaz Zein, pengasuh ponpes. Suasana gayeng dan akrab.

Di depan santriwati, HT mengatakan pemerintah hendaknya menerapkan sistem ekonomi pro rakyat. Bukan sistem kapitalisme yang hanya mensejahterakan segelintir orang.

Dia mencontohkan 514 wilayah kabupaten/kota di Indonesia dengan pertumbuhan penduduk 5 juta jiwa setiap 2-3 tahunnya. Kapitalisme membuat mayoritas daerah tidak tergarap baik. Membuat kesejahteraan milik segelintir orang.

Karenanya HT optimistis ekonomi pro rakyat dengan indikator banyaknya pengusaha baru akan mampu mengantarkan rakyat pada situasi kesejahteraan adil dan merata. "Lagipula 2/3 kekuatan APBN kita hanya bersumber dari pembayar pajak," terangnya dalam keterangan kepada SINDOnews, Jumat (2/6/2017).

Dalam kesempatan itu, HT banyak berbagi cerita kesuksesan, termasuk perjalanan hidup orang tuanya. Ahmad Tanoesoedibjo, ayah HT merupakan pendiri Masjid Cheng HO Surabaya, penasehat sekaligus yang dituakan di organisasi Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Jawa Timur.

HT berkisah bagaimana memulai karir dari nol hingga dinobatkan sebagai salah satu pengusaha terkaya di usia 41 tahun. Berkali-kali dia menegaskan usia, latar belakang dan masa lalu bukan penentu kesuksesan.

Menurut dia, perjuangan dan kerja keras sebagai penentunya. "Selain itu juga harus juga memiliki visi yang jelas," pungkasnya. Sebelum meninggalkan lokasi ponpes, KH Ahfaz Zein mendoakan HT secara khusus dengan diamini ratusan santriwati.

Ketua Yayasan Bustanul Muta'alimat Al Blitary Wahidul Anam menyampaikan terima kasih kepada HT. Silaturahmi HT diharapkan bisa membawa manfaat bagi masyarakat Blitar, khususnya santriwati. "Semoga silaturahmi Pak HT bisa membawa manfaat bagi kita semua," tuturnya.

Dari Blitar, rombongan HT langsung bertolak ke Kota Kediri. Selain bertemu dengan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar, sesuai jadwal HT akan memberikan kuliah di Universitas Islam Kediri.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HT Tegaskan Sulsel dan...
HT Tegaskan Sulsel dan Sumut Harus Jadi Lumbung Suara Partai Perindo
Visi Misi Perindo Jelas,...
Visi Misi Perindo Jelas, Membangun Indonesia Sejahtera
HT: Partai Perindo Berjuang...
HT: Partai Perindo Berjuang untuk Indonesia Sejahtera
HT Tegaskan Komitmen...
HT Tegaskan Komitmen Partai Perindo
HT Ingatkan Pengurus...
HT Ingatkan Pengurus Partai Perindo Siapkan Verifikasi Secara Maksimal
HT: Jangan Pernah Menyerah...
HT: Jangan Pernah Menyerah dalam Berjuang
Berita Terkini
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
10 menit yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
1 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
1 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
2 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
5 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
5 jam yang lalu
Infografis
Penuh Tantangan, Beban...
Penuh Tantangan, Beban Kelas Menengah Kian Berat di 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved